Abun Merasa Dizalimi, PH Minta Dibebaskan dari Tuntutan

Abun dalam sidang persidangan pembacaan pledoi. (foto:Ib)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Deni Ngari SH, Penasehat Hukum (PH) terdakwa Heri Susanto alias Abun meminta kepada Majelis Hakim yang menyidangkan perkara dugaan pungutan liar (Pungli) dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) TPK Palaran sebagaimana yang didakwakan JPU, agar dibebaskan dari tuntutan hukum, Selasa (5/12/17) sore.

Di hadapan Ketua Majelis Hakim yang dipimpin AF Joko Sutrisno SH MH didampingi Hakim Anggota Hendry  Dunant Manuhua SH dan Burhanuddin SH MH Pada sidang nota pembelaan (pledoi) di Pengadilan Negeri Samarinda, tim PH Abun menilai berdasarkan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan, bahwa kliennya tersebut tidak terbukti bersalah melakukan tindak pidana pemerasan dan pencucian uang, sebagaimana keterangan para saksi yang telah dihadirkan di persidangan.

Sedangkan keterangan para saksi ahli yang telah dibacakan kesaksiannya oleh JPU, sebut Deni Ngari, pihaknya merasa keberatan dan mohon untuk dikesampingkan.

“Harapan kami Majelis Hakim yang mulia bisa memberikan pertimbangan yang bijaksana dan seadil-adilnya untuk memutuskan perkara ini,” ujar Deni.

Hal yang sama juga disampaikan Roy, PH terdakwa Noer Asriansyah alias Elly dalam pembacaan pledoinya.

Pada pokoknya Roy memohon dan meminta kepada Majelis Hakim untuk membebaskan terdakwa dari segala tuntutan hukum.

Usai sidang, Abun yang ditemui awak media angkat bicara. Pria tambun ini mengaku tuntutan 10 tahun penjara yang dijatuhkan JPU terkait dugaan pemerasaan dan pencucian uang di Pelabuhan TPK Palaran, sama sekali tidak terbukti dalam fakta sidang.

Abun yang mengenakan kaos warna merah seolah mengisyaratkan dirinya tidak terima dan marah atas tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Karena itu, dalam perkara ini dia merasa dizalimi.

Berita terkait : JPU Tuntut Abun Pidana Penjara 10 Tahun, Elly 6 Tahun

“Saya merasa dizalimi dan tidak akan ridho menerima hukuman ini,” ujarnya.

Secara pribadi pembelaan saya atas kasus ini, memohon keadilan yang seadilnya-adilnya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan Majelis Hakim yang menyidangkan perkara ini.

“Kalau memang saya berbuat salah saya terima hukuman ini. Tapi kalau tidak bersalah, sekali lagi saya tidak ikhlas menerima hukuman ini,” tegas Abun kepada DETAKKaltim.Com. (Ib)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password