Dalih Faktor Ekonomi, Tiga Terduga Pengedar Sabu Diciduk

Ketiga tersangka dengan barang bukti yang disita. (foto:1st)

DETAKKaltim.Com, KUTAI TIMUR : Tiga pengedar Sabu yang biasa beroperasi di Desa Sangatta Utara, Kutai Timur, Kalimantan Timur,  dibekuk Polisi, Sabtu (18/11/2017) siang.

Pertama, penggerebekan dilakukan sekitar Pukul 14:45 Wita di Jalan Mess PT Thies tepatnya di perumahan KPC, Wisma Raya, Desa Swargabara, Kecamatan Sangatta Utara. Dua pengedar yang berhasil diamankan yakni, DLT (30) asal Jakarta, serta rekannya bernama MH (36), warga Jalan APT Pranoto, Desa Sangatta Utara.

Dari keduanya, dua poket Sabu berhasil diamankan. Terungkapnya kasus ini berawal dari adanya informasi yang berkembang dari masyarakat.

Disebutkan, jika wilayah Sangatta Utara marak terjadi transaksi Narkotika jenis Sabu.  Informasi tersebut berkembang sejak sebulan lalu.

Mereka berdua diamankan saat sedang duduk di depan sebuah halte, diduga sedang menunggu pembeli. Kadung panik melihat kedatangan petugas, Sabu paketan kecil itu sempat dilempar oleh tersangka DLT ke sebuah selokan. Beruntung beberapa petugas berpakaian preman berhasil memergoki aksi licik pelaku tersebut dengan mengamankan barang bukti.

“Keduanya mengaku berjualan Narkotika jenis Sabu karena  faktor ekonomi,” ujar Kasat Resnarkoba Polres Kutim, Iptu Abdul Rauf, Selasa (21/11/2017).

Ia mengatakan, keduanya mengaku berjualan Sabu sejak beberapa bulan terakhir.

“Keduanya berstatus telah menikah dan telah memiliki satu anak,” jelas Rauf.

Selang beberapa jam kemudian atau sekitar Pukul 17:00 Wita di Jalan Yos Sudarso III, Gang Bhineka, Kelurahan Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, Polisi juga mengamankan IPS (26). Warga Jalan Biawan, RT 005/002, Desa Bukit Makmur, Kaliorang, Kutai Timur ini juga kedapatan membawa satu poket Sabu di dalam sebuah bungkus rokok berwarna silver.

Rauf mengatakan, pemuda ini diamankan saat sedang jalan kaki di Gang Bhineka.

“Kemudian dilakukan pemeriksaan, dan penggeledahan lebih lanjut dan ditemukan satu poket kecil Sabu lalu dijatuhkan, yang disimpan dalam bungkus rokok U Mild warna silver,”  beber Rauf.

Adapun motif berjualan Sabu, kata Rauf, serupa dengan pelaku sebelumnya, yakni karena faktor ekonomi.

“Pelaku berjualan Sabu sejak beberapa bulan terakhir,” tandas perwira berpangkat dua balok ini.

Ketiganya kini ditahan di Mapolres Kutai Timur untuk menjalani proses hukum selanjutnya. ketiganyapun kemungkinan besar akan dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Rsk)

 

 

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password