Dibekuk, Buruh Bangunan Nyambi Edarkan Dobel L

Tersangka Ahmad Fandi dengan barang bukti. (foto:1st)

DETAKKaltim.Com, KUTAI TIMUR : Ahmad Fandi (32) bernasib apes. Warga Jalan Diponegoro, Gang Komodo, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur, Kalimantan Timur, ini diamankan tim Satuan Reserse Narkoba Polres Kutim karena kedapatan menyimpan obat-obatan berbahaya jenis dobel L, Jum’at (17/11/2017) malam di kediamannya

Ratusan pil setan itu berhasil diamankan Polisi walau sudah disembunyikan di sebuah sepatu boat miliknya. Pria berambut sebahu ini terpaksa harus diamankan.

Berawal peran aktif dari masyarakat setempat, Polisi melakukan penelusuran di lingkungan tempat tinggalnya.

Kepala Satuan Reserse dan Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Kutim Iptu Abdul Rauf mengungkapkan, seorang warga melapor lantaran curiga terhadap aktifitas Fandi yang sehari-hari berprofesi sebagai buruh bangunan.

“Tim kami langsung bergerak untuk menindaklanjuti informasi itu, dan berhasil menemukan barang bukti dan mengamankan pelaku,” bebernya.

Diamankan dari kediamannya, Fandi tidak dapat mengelak setelah Polisi curiga dengan sebuah bungkusan plastik yang berada di sebuah sepatu boat di ruang dapur. Setelah diperiksa berisi ratusan barang terlarang itu.

Informasi yang dihimpun, dugaan sementara, tiap keping pil tersebut akan diedarkan dengan menggunakan kertas timah rokok guna mengelabui petugas.

“Total 600 pil kami amankan beserta Rp700 Ribu yang merupakan hasil penjualan obat keras tersebut,” ujar perwira pertama berpangkat balok dua itu.

Kini, pria kelahiran Jember, 4 Maret 1985 itu sudah mendekam di Mapolres Kutim guna proses penyidikan lebih lanjut. Ia dianggap melanggar Pasal 197 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. (Rsk)

 

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password