Hadirkan Saksi Meringankan, Yudi Dituntut 9 Tahun Penjara

Ruang tahanan terdakwa di Pengadilan Negeri Samarinda. (foto:LVL)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Sidang lanjutan kasus penyalahgunaan Narkotika yang melibatkan terdakwa Yudi Kristanto (45) kembali digelar di Pengadilan Negeri Samarinda, Rabu (15/11/2017) sore.

Di hadapan Ketua Majelis Hakim dipimpin Parmatoni SH didampingi Hakim Anggota Deky Velix Wagiju SH MH dan Fery Haryanta SH, terdakwa Yudi melalui Penasehat Hukumnya Sakir SH menghadirkan dua orang saksi meringankan.

Saksi yang dihadirkan ini adalah istri terdakwa sendiri dan Bagio teman kerjanya. Kedua saksi mengetahui pernah melihat Soni yang disebut- sebut terdakwa sebagai orang yang memiliki Sabu seberat 7,19 gram.

Istri terdakwa menceritakan bahwa orang yang bernama Soni (DPO) Polisi itu, pernah beberapa kali datang ke rumah.

“Awal kedatangannya dia mengaku seorang salesman dan menawarkan Laptop kepada suami saya,” ungkap istri Yudi di hadapan Majelis Hakim.

Menurutnya, suaminya itu baru mengenal Soni. Dia bilang tidak punya keluarga di Samarinda dan mengaku berasal dari Surabaya.

“Sebelum peristiwa penangkapan terjadi, Soni memang sempat datang ke rumah dan kemudian minta tolong kepada suaminya untuk menemani tagihan,” ujarnya lagi.

Keterangan istri terdakwa juga dibenarkan saksi Bagio yang saat itu sedang berada di rumah terdakwa Yudi.

“Dari mana suadara mengenalnya kalau itu adalah Soni,” tanya Hakim.

“Saya mengenalnya dan mengetahui dari terdakwa sendiri,” ujar Bagio menjawab.

Kendati demikian, JPU dan Majelis Hakim yang menyidangkan perkara ini terkesan masih ragu dengan keterangan saksi. Pasalnya terdakwa Yudi yang tertangkap tangan oleh anggota BNN memiliki Sabu memberikan keterangan berbelit-belit.

Terdakwa tetap berkelit barang tersebut bukan miliknya. Dia mengira barang yang diselipkan adalah uang, karena sebelum Soni bergegas pergi terdakwa disuruh makan.

“Lima menit kemudian saya langsung ditangkap,” beber terdakwa Yudi.

Keterangan terdakwa sempat membuat Hakim bingung karena barang bukti Sabu yang ditemukan di kantong celana terdakwa terbungkus dengan plastik bening.

“Masa iya saudara tidak bisa merasakan itu uang atau bukan. Apalagi barang tersebut jelas kelihatan. Kenapa tidak ditolak saja. Sudahlah kau tak usah bohong,” kata Parmatoni.

Dalam perkara ini JPU Agus Supriyanto menuntut terdakwa dengan hukuman penjara selama 9 tahun. Terdakwa Yudi dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) Undang- Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Sidang akan dilanjutkan minggu depan dengan agenda pembacaan pledoi oleh Penasehat Hukum terdakwa. (ib)

 

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password