Rafik Belum Ditemukan, Operasi SAR Resmi Dihentikan

TIM SAR berupaya mencari korban, namun hingga hari ketujuh belum juga membuahkan hasil. (foto:SAR)

DETAKKaltim.Com, NUNUKAN : Tim Rescue belum menemukan jejak rimba Rafik meski telah memasuki hari ketujuh. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Kaltim-Kaltara resmi menutup pencarian korban hilang di Sungai Pampam Kecil, perbatasan Sebaung, Nunukan, Kalimantan Utara, Rabu (8/11/2017) malam.

“Setelah berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR yang terlibat dan berkomunikasi dengan keluarga korban, operasi SAR dinyatakan ditutup. Keberadaan korban (Rafik) dinyatakan nihil diketahui,” kata Kasi Operasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Kaltim-Kaltara Octavianto kepada media in.

Namun, tambah Octa, tidak menutup kemungkinan pencarian warga Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, itu akan kembali dibuka.

“Operasi SAR dapat kembali dibuka jika ada ditemukan tanda-tanda korban,” tambahnya.

Diketahui, pria 35 tahun itu hilang di Sungai Pampam Kecil saat mandi sore usai mencari kayu, pada Selasa (31/10/2017). Dari pengakuan teman Rafik yang melihat peristiwa naas itu, mengaku, melihat Rafik timbul tenggelam sebelum menghilang diseret arus sungai.

“Saksi sempat mendengar teriakan minta tolong dan melihat korban timbul tenggelam sampai tiga kali sebelum menghilang,” tutur Octa.

Berita terkait :  Sarang Hewan Berbahaya, Pencarian Seorang Nelayan Nunukan Makin Sulit

Kemudian teman Rafik itu melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga Rafik. Keluarga korban kemudian melaporkan ke Polsek Sebatik dan Pos SAR Nunukan untuk ditindak lanjuti. (rsk)

 

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password