Cari Pohon Nibung, Warga Sebatik Hilang

Tim SAR dari BNPP melakukan pencarian terhadap Rafik. (foto:Basarnas)

DETAKKaltim.Com, NUNUKAN : Rafik (35), seorang nelayan  dilaporkan hilang di perairan Sungai Sebaung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Informasi diperoleh dari Polsek Sungai Nyamuk, Sebatik, yang kemudian diterima Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) Kaltim-Kaltara, Kamis (2/10/2017) dini hari.

Dari informasi yang dihimpun diketahui, bermula dari empat orang warga Sebatik pergi mencari kayu Nibung di sekitar perairan Sungai Pampam/Sungai Sebaung, 27 November.

Seusai pergi mencari kayu yang umumnya digunakan sebagai penyangga rumah-rumah di tepi sungai itu, empat hari kemudian mereka menepi sejenak di perkampungan.

Singkat cerita, dari tepi sungai, terdengar jeritan seseorang. Rupanya berasal dari korban yang merupakan warga Tanjung Harapan, Sebatik saat sedang mandi sore.

Kaget bukan main, Pak Pendek (35), rekan korban yang hendak kembali ke sungai untuk mengambil sabun mandi mendengar teriakan itu.

“Korban sempat timbul-tenggelam sebanyak tiga kali, dan sempat berteriak minta tolong dan di didengar oleh saksi,” jelasnya Kepala BNPP Kaltimra Mujino didampingi Kasi Ops Octaviantor.

Mengetahui hal ini, kata Octa, rekan korban bergegas menginformasikan kepada keluarga untuk kemudian  diteruskan ke pihak Pos SAR Nunukan. Sejak itu pula pencarian kepada korban digalakkan hingga subuh.

“Sebanyak tiga perahu yang pergi mencari dan sampai sekarang hasil masih nihil,” sambung pria bertubuh subur ini.

Di lapangan, lanjut Octa, beragam unsur SAR dilibatkan guna pencarian. Meliputi, Pos SAR Nunukan, Polsek Sei Nyamuk, Pos TNI AL Sebaung, dan masyarakat setempat.

“Jarak tempuh Pos SAR – Pelabuhan Sungai Jepun kurang lebih 30 menit, dari  Pelabuhan Sei Jepun ke lokasi kejadian perkiraan 3,5 jam,” tandas Octa. (rsk)

 

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password