Soal Sumber Dana ADD, Kades Bukit Subur Bantah Info Medsos

Asep Andriawan (bertopi) dan Saipul. (foto:Amran)

DETAKKaltim.Com, PPU : Asep Andriawan, Kepala Desa (Kades) Bukit Subur, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, menepis tudingan  informasi di media sosial (Medsos) yang isinya menyebutkan Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari pemerintah daerah dan pemerintah pusat sebesar Rp3 Milyar.

“Itu tidak  benar, yang benar adalah dari pemerintah daerah Penajam Paser Utara sebesar Rp2.092.317.000,- dan dari pemeintah pusat sebesar Rp841.928.700.-,” jelas Asep kepada DETAKKaltim.Com di kantornya, Jum’at (27/10/2017)

Menurut Asep, yang diberitakan di Medsos itu fitnah dan berita bohong (Hoax).

“Kami dan perangkat pemerintah di Desa Bukit Subur sangat transparan terkait penggunaan anggaran kami, terlihat jelas oleh warga dengan memasang Baleho sebagai wujud komitmen kami tentang keterbukaan informasi publik,” jelas Asep lebih lanjut.

Terkait pembangunan peningkatan jalan yang di upload  ke media sosial itu, menurutnya, itu bukan kewenangan pemeritahan desa tapi kewenangan kabupaten. Semua pembangunan yang dilaksanakan di tahap satu sudah lakukan dan sudah diperiksa oleh inspektorat. Tinggal ada sisa sebagian pembangunan yang akan dikerjakan di tahap yang kedua, pasalnya pihaknya masih menunggu anggaran.

“Sejauh ini kami menduga yang membuat berita bohong ini adalah warga kami,” ungkap Asep.

Saipul, Ketua Badan Permusyawatan Desa (BPD) Desa Bukit Subur berharap, seharusnya kalau ada program pemerintahan desa yang dirasakan tidak sesuai seharusnya diklarifikasi, bukan membuat berita bohong yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Saya berharap warga Bukit Subur tidak terprovokasi dengan berita bohong selanjutnya. Bisa memilih mana berita yang berkualitas dan mempunyai nara sumber yang jelas,” tandasnya. (amran)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password