Dugaan Penggelapan Rp25 M, JPU Hadirkan Saksi Mantan Akunting

Para terdakwa bersama Penasehat Hukumnya saat sidang. (foto:LVL)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Majelis Hakim Pengadilan Negeri Samarinda, Kalimantan Timur, yang dipimpin Fery Haryanta SH dengan anggota Deki Valix Wagiju SH MH dan Parmatoni SH, kembali menggelar sidang kasus dugaan penggelapan dana PT Serba Mulia Auto (SMA) sebesar Rp25,3 Miliar, Senin (9/10/2017) siang.

Kasus ini mendudukkan Leni Nurussanti alias Leni, mantan kasir PT SMA  dengan nomor perkara 1120/Pid.B/2017/PN Smr, Jeffryansyah alias Jeffry, suami Leni nomor perkara 974/Pid.B/2017/PN Smr, dan Deny Rayindra, adik Leni sebagai terdakwa nomor perkara 1074/Pid.B/2017/PN Smr.

Agenda sidang kali ini masih mendengarkan keterangan saksi-saksi. Setelah pada sidang sebelumnya Jaksa Penuntunt Umum (JPU) Kamin SH MH, Tina Mayasari SH MH, dan Mery SH menghadirkan 11 orang saksi, pada sidang kali ini untuk membuktikan dakwaannya,  9 orang saksi yang berbeda kembali hadirkan.

“Ada sembilan orang saksi yang dihadirkan,” beber Tina usai sidang.

Didampingi Mery, Tina menjelaskan kesembilan saksi tersebut beberapa orang dari PT SMA seperti Anya Lidya mantan akunting, Abdul Kadir dan Muhammad Anjas dari security, Ardi Kurniawan bagian bengkel.

Berita terkait : Dugaan Penggelapan Rp25 M, Mobil Fortuner Dilunasi Jeffry

Kemudian saksi lain adalah Rudiansyah pembeli sepeda Motor R1RE dari Jeffryansyah. Kemudian Gery, Asmuransyah, dan Sufiansyah pembeli mobil dari Leni.

“Ini pembeli mobil langsung secara cash ke Leni,” sebut Tina.

Saksi lain adalah Ir Susilo, lanjut Tina, saksi ini berkaitan dengan kandang ayam yang dikontrak terdakwa Jeffry dan Deni.

Terpisah, Jaidun SH MH, Penasehat Hukum ketiga terdakwa yang ditemui usai sidang mengatakan, hingga saat ini kliennya belum terbukti menggelapkan dana PT SMA senilai Rp25 Miliar. (LVL)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password