Kebutuhan Air Bersih Terpenuhi, Warga Sotek Bersyukur

Yusran Aspar memeriksa kran air dalam kunjungannya ke Kelurahan Sotek. (foto:hms)

 DETAKKaltim.Com, PENAJAM : Yusran Aspar, Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur,  optimis mampu menyelesaikan semua persoalan yang dihadapi masyarakat Kabupaten PPU saat ini dan ke depan.  Salah satunya mengenai persoalan kebutuhan air bersih bagi seluruh masyarakat hingga pelosok desa.

Hal itu dikatakan Yusran Aspar di sela-sela kunjungannya di Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam dalam rangka peninjauan penyaluran air bersih PDAM kepada masyarakat di wilayah itu melalui program pemerintah daerah Kabupaten PPU bersama Kementerian Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat (PUPR) dan Pemerintah Pusat. Dalam kesempatan ini bupati didampingi langsung Direktur Utama  PDAM PPU, Taufik,  Selasa (4/10/2017).

“Ini sudah menjadi tekad kami untuk menyelesaikan semua persoalan-persoalan masyarakat yang masih ada di Kabupaten PPU, salah satunya untuk kebutuhan air bersih. Di Kabupaten PPU penyediaan fasilitas air bersih semacam ini bahkan  bukan hanya ditujukan kepada masyarakat berpenghasilan rendah, tetapi semua lapisan masyarakat tanpa memandang status sosial,“ ungkapnya.

Menurutnya, selain merupakan batuan dari pemerintah pusat, program air bersih atau water treatment plan (WTP) di Kabupaten PPU merupakan salah satu program utama daerah yang ditujukan bagi masyarakat, khususnya pada daerah-daerah yang belum terjangkau oleh PDAM atau masih  kesulitan air bersih.

“Salah satu contoh wilayah kita di PPU yang telah menerima bantuan program air bersih atau WTP adalah di wilayah Babulu Laut, Kecamatan Babulu sejak beberapa tahun lalu. Namun di Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam  ini konsepnya berbeda, sambungan air yang ada langsung dialirkan ke rumah warga masing-masing,“ jelas Yusran.

Dalam kesempatan yang sama, Taufik mengatakan program Pemda bersama PUPR dan pemerintah pusat tersebut memang diperuntukkan untuk golongan masyarakat berpenghasilan rendah, dengan salah satu kriteria masing-masing adalah masyarakat tersebut hanya memiliki daya listrik kurang dari 1.300 Watt.

“Untuk Kelurahan Sotek ini, dari 111 yang terdaftar alhamdulillah semua sudah seratus persen  terpenuhi,“ ungkap Tufik.

Alham Alimuluk, salah seorang  warga Sotek mengatakan sangat bersyukur dengan bantuan program air bersih yang ada di wilayahnya. Ia mengatakan selama ini sebagian masyarakat Sotek memang masih kesulitan khususnya untuk kebutukan air berseih mereka. Bahkan untuk memperoleh air bersih harus membeli dengan harga Rp50 Ribu per tandon air yang hanya mampu bertahan selama seminggu.

“Kita bersyukur sekali dengan adanya bantuan program air bersih ini di Kelurahan Sotek, ini telah membantu kami. Ke depan kami berharap, seluruh masyarakat Sotek ini dapat terjangkau aliran air bersih semacam ini,“ harapnya. (Humas6/LVL)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password