Pembangunan Jembatan Pulau Balang Telan Biaya Rp5,6 T, Ini Sikap Pemkab PPU

Jembatan Pulau Balang dalam proses pengerjaan. (foto:hms)

DETAKKaltim.Com, PENAJAM : Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, terus memberikan dukungan bagi percepatan pembangunan Jembatan Pulau Balang yang menghubungkan Kabupaten PPU-Balikpapan-Samarinda dan sekitarnya ini.

Jembatan yang  akan menjadi pintu masuk bagi perekonomian wilayah Kalimantan Selatan menuju Kaltim yang telah ditarget rampung pada akhir 2018 bakal segera terwujud.

Proyek milik Pemprov Kaltim yang berada di wilayah Kelurahan Pantai Lango dan Desa Mentawir PPU ini sebelumnya telah merampungkan bentang pendek Jembatan. Jembatan  dengan dua bentangan itu kini sedang mengerjakan pembangunan bentang panjang yang ada. Hal ini seperti tampak ketika Bagian Humas Setkap PPU berkunjung ke lokasi ini dalam kegiatan dokumentasi pembangunan daerah, Selasa (22/8/2017).

“Pemerintah daerah Kabupaten PPU tentu memberi dukungan penuh kepada Provinsi Kaltim, terhadap pembangunan Jembatan Pulau Balang yang ada di wilayah PPU ini. Semoga pembangunan ini cepat selesai dan dapat segera dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat,” harap Yusran Aspar, Bupati PPU saat mengunjungi jembatan tersebut beberapa waktu lalu.

Bentuk dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten PPU kepada Pemprov Kaltim dalam pembangunan Jembatan ini sangat besar. Salah satu yang diberikan adalah memberikan fasilitas untuk pembebasan jalan penghubung terdekat bagi jembatan lintas Kaltim ini,  khususnya pada sisi yang berada di wilayah Kabupaten PPU.

Dalam pertemuan sebelumnya, Staf Ahli Bupati PPU, Firmansyah juga menjelaskan, untuk ganti rugi tidak menjadi masalah yang berarti. Namun bagaimana Dinas Pekerjaan Umum dan tim pembebasan lahan bisa bekerja secara teliti agar proses pembebasan lahan ini bisa berjalan lancar. Menurutnya, permasalahan tumpang tindih lahan pasti terjadi termasuk antara masyarakat dengan pemilik Hak Guna Usaha (HGU). Namun untuk menyelesaikan persoalan ini bisa ditempuh melalui proses pengadilan.

“Saya sangat berharap agar proyek Jembatan Pulau Balang ini bisa berjalan lancar serta bisa selesai tepat waktu, karena jalan ini sangat dibutuhkan dan menjadi akses Trans Kalimantan. Pemerintah daerah PPU tentunya sangat mendukung bagi percepatan pembangunan Jembatan Pulau Balang ini,” tegas Yusran.

Berdasarkan desain yang ada, rencananya Jembatan Pulau Balang ini akan didesain dengan kekuatan full kelas IIb, sehingga mampu menahan beban kendaraan sejenis tronton dan kendaraan berat lainnya. Jembatan dengan dua bentangan  ini berjarak 5,4 kilometer dari Penajam-Balikpapan. Jika ditambah jalan tol hingga Sepinggan diperkirakan  menjadi 12 kilometer dengan total anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp5,6 Triliun.  (Humas6/LVL)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password