Kecam Israel, Dukungan Warga Samarinda untuk Rakyat Palestina

Ratusan warga Samarinda menggelar aksi damai sebagai bentuk solidaritas dan dukungan untuk Rakyat Palestina. (foto:MS77)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Aksi solidaritas serta dukungan warga Samarinda untuk rakyat Palestina tetap terus mengalir meski diguyur hujan dan direndam banjir.

Di persimpangan Mall Lembuswana, Samarinda, ratusan massa dari Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Kaltim, Jum’at (28/7/2017) selesai Shalat Ashar menggelar aksi damai.

Dari pantauan langsung oleh Wartawan DETAKKaltim.Com, selain melakukan orasi yang terkait kecaman atas aksi kekerasan yang dilakukan Israel, massa juga terlihat mengibarkan Bendera Palestina serta membentangkan spanduk panjang yang bertuliskan “Hapuskan Penjajahan Di Muka Bumi Ini, Palestina Harus Merdeka“.

Aksi damai tetap diwarnai dengan orasi dukungan untuk Rakyat Palestina dan kecaman bagi Israel. (foto:MS77)

Taufik Hidayat, Sekretaris KNRP Kaltim menjelaskan bahwa aksi damai tersebut murni untuk menyuarakan dukungan serta empati bagi warga Palestina, khususnya yang berada di Kota Yarusalem, di sekitar Masjid Al Aqsa.

“Tujuan ini murni kita ingin menyuarakan pembelaan kita kepada saudara – saudara kita di kota Al Quds tepatnya di Masjid Al Aqsa, di mana di sana sejak tiga minggu ini Masjid Al Aqsa ditutup oleh Israel,“ sebut Taufik.

Taufik menambahkan, meski mulai kemarin Masjid Al Aqsa telah dibuka kembali, tetap saja di sana masih terjadi tindak intimidasi atau kekerasan yang dilakukan Israel.

“Masjid Al Aqsa baru kemarin dibuka, dan itupun masih saja ada penggerebekan – penggerebekan yang mereka lakukan,“ tambah Taufik.

Taufik turut prihatin terkait banyaknya korban jiwa yang berjatuhan atas perjuangan yang dilakukan oleh rakyat Palestina, namun menurutnya itu merupakan konsekuensi dari perjuangan. Pasalnya, Masjid Al Aqsa merupakan kiblat pertama umat Islam, lalu masjid kedua yang dibangun di muka bumi, dan dianjurkan kepada umat muslim untuk shalat di masjid tersebut, serta tanah terjadinya peristiwa Isra Mi’raj.

“Pengorbanan mereka di sana, adalah salah satu konsekuensi dari perjuangan, karena suatu perjuangan pasti ada pengorbanan, dan kita prihatin atas jatuhnya korban. Tapi kalau kita lihat mereka begitu tegar dan kuat agar mereka bisa membuka Masjid Al Aqsa, dan akhirnya tetap bisa terbuka ,“  jelas Taufik lebih lanjut.

Meski aksi ini di bawah guyuran hujan serta banjr, namun massa yang berjumlah banyak tetap melakukan orasinya dengan tertib dan damai. Anggota Kepolisianpun terlihat jelas disiagakan di beberapa titik guna mengantisipasi hal – hal yang tidak diinginkan.

Namun dalam aksi ini, selain memanjatkan doa bersama, di beberapa titik lampu merah persimpangan Mall Lembuswana, terlihat beberapa bagian massa meminta bantuan kepada masyarakat Samarinda, yang nantinya donasi tersebut akan disalurkan kepada warga Palestina. (MS77)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password