Kepala Desa Sukaraja Jadi Tersangka Dugaan Korupsi

Muhammad Yusak, Kasi Pidsus Kejari PPU. (foto:amran)

DETAKKaltim.Com, PPU : Sukarni,  mantan bendahara Lembaga Perkreditan  Desa (LPD) tahun 2010 sampai 2012 yang sekarang menjabat sebagai Kepala Desa Sukaraja, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, dijadikan tersangka oleh Kejaksaan Negeri PPU.

“Penetapan sebagai tersangka dugaan penyalahgunaan dana LPD ini dimulai sejak tanggal 11 Juni 2017,” ungkap Muhammad Yusak, Kasi Pidsus Kejari PPU kepada Wartawan DETAKKaltim.Com, Senin (19/6/2017).

Yusak membeberkan, kerugian negara sementara ini ditaksir sesuai dengan perhitungan dari Inspektorat PPU mencapai kurang Lebih Rp100 Juta.

“Kami akan secara rutin melakukan pemeriksaan setelah Lebaran Idul Fitri,” imbuhnya.

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, disebutkan Yusak, Sukarni hingga saat ini belum ditahan.

Kasus dugaan adanya penyalahgunaan dana Lembaga Perkreditan Desa ini bermula dari laporan Anang Sahlan, mantan Ketua LPD tahun 2010 sampai 2012 yang sekarang menjabat Ketua BPD di Desa Sukaraja ke Kejaksaan Negeri Penajam.

Berita terkait : Kasus ADD Desa Suka Raja, 8 Bulan Surat Camat Belum Ditanggapi Inspektorat

Laporan Anang kemudian didukung dengan laporan Camat Sepaku ke Inspektorat tanggal 14 Maret 2016 tahun lalu. Salah satu isinya meminta Inspektorat untuk melakukan pengawasan terkait adanya dugaan penyalahgunaan dana LPD tahun 2010 sampai 2012.  (amran)

 

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password