Buka Puasa Bersama, Kejati Kaltim Bagikan Santunan

Puluhan anak Pondok Pesantren Al Husna menghadiri undangan buka Puasa bersama jajaran pegawai Kejati dan Kajati Kaltim. (foto:LVL)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Jajaran pegawai Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim menggelar buka puasa bersama, dengan mengundang sekitar 50 anak Pondok Pesantren Al Husna, di Kantor Kejaksaan Tinggi Kaltim, Rabu (14/6/217).

13 menit sebelum suara adzan terdengar, di hadapan Fadil Zumhana, Kepala Kejaksaan Tinggi Kaltim dan sejumlah petinggi Kejati serta tamu undangan lainnya, termasuk Kajari Samarinda Retno Harjanti Iriana, Ustadz Mahrus menyampaikan tausiyahnya. Ia mengingatkan agar dalam hidup supaya mencari dan meraih ridho Allah.

Fadil Zumhana, Kajati Kaltim (kiri) bersama Ustadz Mahrus. (foto: LVL)

“Itu muncul manakala manusia mampu dilatih dan dididik selama bulan suci Ramadhan ini berlangsung,” jelasnya.

Didikan puasa, sebut Ustadz Mahrus lebih lanjut, adalah untuk membentuk manusia yang senantiasa tulus dan ikhlas karena Allah Swt.

Ia juga menyampaikan, puasa tidak hanya mendidik manusia untuk sholeh secara individu namun juga secara sosial.

Dibandingkan dengan perintah Allah yang lain, lanjutnya, ibadah puasa memiliki perbedaan. Jika wujud perintah ibadah lainnya untuk menjalankannya, seperti shalat, naik haji dan lainnya. Maka ibadah puasa, wujudnya, manusia diperintahkan untuk meninggalkan yang membatalkan puasa dan hal-hal yang membatalkan pahalanya puasa.

“Bisa jadi orang itu puasanya sah, tapi pahalanya nihil. Karena dia hanya mampu menjaga dari hal-hal yang membatalkan puasa, tapi tidak mampu menjaga hal-hal yang membatalkan pahalanya,” jelasnya.

Salah satu yang menjadi penyebab hilangnya pahala puasa, sebutnya lebih lanjut, adalah dengan menyakiti orang lain.

Acara buka puasa bersama ini dilanjutkan dengan Shalat Tarawih dan pembagian santunan kepada anak-anak Pondok Pesatren. (LVL)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password