Majukan Pariwisata Indonesia, Butuh Sinergi Brand dan Branding

Surya Yoga, Tim Branding Kementerian Pariwisata. (foto:LVL)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Hari kedua kegiatan Sosialisasi Branding Pesona Indonesia besutan Dinas Pariwisata Kaltim bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata, masih mendapat perhatian serius dari sekitar 80 orang peserta, lebih banyak dari yang diharapkan panitia, Kamis (23/3/2017).

Surya Yoga, Tim Branding Kementerian Pariwisata yang membawakan materi Sinergi Brand dan Branding Pesona Indonesia, mampu ‘menghipnotis’ peserta sehingga tidak ada yang beranjak dari tempat duduknya hingga selesai.

Meski sebelum memulai paparannya, Surya menyampaikan pengamatannya saat pertama tiba di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan tidak ada branding begitu juga dengan hotel.

Peserta sosialisasi Branding Pesona Indonesia. (foto:LVL)

Dalam paparannya, Surya mengatakan brand adalah sekumpulan persepsi dan imajinasi yang mewakili perusahaan, produk atau jasa.

“Sebuah merek adalah esensi atau janji apa yang akan disampaikan, dirasakan atau dialami,” sebutnya.

Menurutnya, yang penting merek memungkinkan pembeli untuk dengan mudah mengidentifikasi produk atau layanan perusahaan tertentu.

Fungsi utama brand, lanjutnya, membantu konsumen memilih, mengkomunikasikan kualitas intrinsik dari produk atau layanan dan meyakinkan pelanggan bahwa mereka telah membuat pilihan tepat.

“Brand menggunakan citra khas, bahasa, dan asosiasi untuk mendorong pelanggan untuk mengidentifikasi dengan brand,” jelasnya.

Lebih lanjut Surya menjelaskan, brand menjadi penting karena menjadi interaksi pertama audiense dengan organisasi. Selain itu membangun hubungan emosional dengan pemirsa, membedakan dengan yang lain sejenis, meningkatkan loyalitas dan motivasi untuk bertindak dan memberikan platform untuk menyampaikan pesan dengan cara yang konsisten dan bermakna.

Untuk meningkatkan pariwisata di daerah, dijelaskan Surya, daerah harus mampu menciptakan Co-Branding yang tidak terlepas dari Branding Pesona Indonesia yang telah dibuat Kementerian Pariwisata.

“Saat Peona Indonesia menjadi brand utama, sangat disarankan untuk mempertahankan identitas Pesona Indonesia sebagai empasis utama. Keseluruhan rupa dan suasana harus mengikuti buku petunjuk wonderful Indonesia,” kata Surya.

Berita terkait : Dinas Pariwisata Kaltim Gelar Sosialisasi Branding Pesona Indonesia

Di bagian akhir, Surya menekankan bahwa pariwisata maju yang sejahtera adalah masyarakat.

“Masyarakta sejahtera, pendapatan asli daerah meningkat,” tandas Surya yang menjadi salah seorang konseptor Branding Wonderlful Indonesia tahun 2008.

Kegiatan yang digelar di Hotel Harris Samarinda masih akan digelar dengan beberapa materi. (LVL)

 

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password