Karena Dugaan Pungli, Menhub Kunjungi Samarinda

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kemeja putih) saksikan tumpukan uang yang diduga hasil pungli. (foto:MS77)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi beserta rombongan tiba di Samarinda. Dari Temindung bergegas menuju Mako Brimob Samarinda Seberang, Kalimantan Timur, Sabtu (18/3/2017) Pukul 17:00 Wita.

Kedatangan Menhub ke Samarinda, terkait dengan adanya kasus dugaan pungutan liar (Pungli) di Pelabuhan Peti Kemas kemarin. Ia sangat mengapresiasi kinerja Kepolisian yang cepat dalam mengusut kasus pungutan liar tersebut.

”Saya ke sini akan melihat, hasil kerja Polri yang luar biasa. Saya secara pribadi, secara Menteri Perhubungan dan juga Presiden sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Polri dan berhasil,“ ucap Budi setibanya di Temindung.

Budi menilai bahwa terkuaknya kasus dugaan pungutan liar ini adalah suatu langkah bagus, namun di sisi lain di mana kekecewaannya nampak jelas lantaran kasus pungli tersebut terjadi di salah satu pelabuhan yang berada di Samarinda.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Apalagi ini terjadi di Pelabuhan Peti Kemas,” tambah Budi

Kemudian Menhub Budi Karya Sumadi beserta rombongan diikuti Gubernur Kaltim dan juga Wali Kota Samarinda langsung menuju Mako Brimob di Samarinda Seberang, untuk melangsungkan konferensi Pers serta melihat langsung barang bukti yang berhasil diamankan.

Saat itu tampak jelas barang bukti sejumah uang pecahan Rp100 ribu yang tertata rapi. Senilai Rp 1,6 Miliar. Kepolisian bersenjata lengkap tampak disiagakan tidak jauh dari meja barang bukti tersebut.

Budi menyampaikan bahwa Presiden sangat memberikan perhatian khusus terhadap kasus pungli tersebut, dan meminta agar kasus itu dapat secepatnya dituntaskan.

Berita terkait : Saksi OTT Diperiksa, Trisno : Hanya Rp5 Juta Bukan Rp6,1 Miliar

“Presiden sangat memberikan perhatian pada peristiwa ini, karena peristiwa ini adalah suatu praktek pungli yang menjadikan beban dari masyarakat. Dan menjadikan perekonomian kita melemah, maka itu kita men-support upaya Polri dapat ditindak lanjuti kasus ini sampai tuntas,“ ungkap Budi di hadapan awak media di Mako Brimob.

Ia menegaskan, siapa saja yang terkait dalam kasus ini, mau itu dari orang biasa maupun dari oknum Kementerian Perhubungan agar dapat ditindak tegas.

“Dalam kesempatan ini kami nyatakan bahwasanya apa bila ada oknum Kementerian Perhubungan yang terlibat dalam tindak pidana ini, maka kita akan lakukan tindakan tegas,“ tegas Budi. (MS77)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password