BNNP Road to School, Siswa SMKN 15 Dapat Penyuluhan Bahaya Narkoba

Siswa antusias mengikuti penyuluhan. (foto:1st)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Sekitar 1.150 Siswa dan Guru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 15 Samarinda mengikuti penyuluhan bahaya Narkotika dan Obat Berbahaya (Narkoba) besutan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim, Jum’at (24/2/2017) sejak Pukul 07:30-10:00 Wita.

Kedatangan Kabid P2M BNNP Kaltim Dra Risma Togi M Silalahi M Si beserta TIM mewakili Kepala BNNP Kaltim, Brigjen Pol Drs Sufyan Syarif MH,  mendapat sambutan hangat dari segenap civitas SMKN 15 Samarinda.

Kepala Sekolah SMKN 15 Samarinda, Suyatno S Pd M Si, sangat berterima kasih dengan dilaksanakannya kegiatan penyuluhan ini.

Siswa antusias mengikuti penyuluhan bahaya Narkoba. (foto:1st)

“Adanya kegiatan yang dilaksanakan oleh BNNP Kaltim ini dapat memberikan informasi tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba, khususnya Inhalen (Lem), dan motivasi kepada siswa,” sebut Suyatno.

Dalam kegiatan penyuluhan kali ini, Risma menyampaikan beberapa dampak negatif yang akan ditimbulkan apabila seseorang menyalahgunakan Narkoba, terutama bagi siswa. Di antaranya 3 ONG. Pertama, Bohong, kedua, Nyolong (Maling), dan ketiga, Bengong.

Dampak yang disampaikan itu memiliki kaitan, sebut Risma, karena apabila seseorang telah menggunakan Narkoba pasti akan selalu berbohong, kemudian nyolong (mencuri). Hal tersebut dilakukan apabila ingin membeli barang haram tersebut.

“Bahkan bisa jadi menyakiti orang-orang terdekat mereka seperti orang tua, demi mendapatkan uang untuk membeli Narkoba,” tutur Risma.

Tentang bengong, lanjut Risma, khususnya untuk siswa apa bila sudah menyalahgunakan Narkoba motivasi untuk belajar sudah hilang. Karena salah satu organ penting yang dirusak dari penyalahgunaan Narkoba adalah, susunan syaraf pusat pada otak sehingga tidak dapat berkonsentrasi untuk belajar.

Terhadap kegiatan ini, Febri, salah seorang  siswa memberikan pendapat dan harapan bahwa, semoga kegiatan yang dilaksanakan oleh BNNP Kaltim akan terus dilaksanakan. Bukan hanya di SMKN 15 Samarinda saja, tapi di seluruh sekolah yang ada di Samarinda.

“Kegiatan seperti ini dapat memberikan banyak manfaat, terutama informasi tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba,” jelas Febri.

Sebelum penyuluhan dilaksanakan di halaman SMKN 15, para siswa terlebih dahulu melakukan Senam Kesehatan Jasmani bersama.

Kegiatan BNNP Kaltim melaksanakan penyuluhan tentang bahaya Narkoba di SMK 15 Samarinda, bukan yang pertama kali dilaksanakan. Sebelumnya, BNNP Kaltim juga telah melakukan hal yang sama pada SMA 1 Samarinda, SMA 13 Samarinda, dan SMK Muhammadiyah 2 Loa Janan Samarinda. (LVL)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password