Investasi 5 Triliun Ada di Buluminung

Kepala Balitbangda Provinsi Kaltim Dwi Nugroho Hidayanto bersama Bupati Yusran Aspar. (foto:hms)

*** Bangun Teknologi dan Industri Tenaga Nuklir 

 DETAKKaltim.Com, PENAJAM : Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bersama dengan Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) akan membangun Pusat Nasional Sains Tehno Park (NSTP) Teknologi dan Industri Nuklir atau The Buluminung Industry Nuclear and Science Technology Park, di kawasan  Buluminung Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Demikian dikatakan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Dwi Nugroho Hidayanto, saat  melakukan pertemuan bersama jajaran Pemerintah Kabupaten PPU yang dipimpin langsung Bupati PPU, Yusran Aspar, di ruang pertemuan bupati, Kamis (23/2/2017).

Teknologi dan Industri Nuklir ini ditargetkan akan bernilai tambah bagi Kaltim khususnya bagi Kabupaten PPU.

“Sosialisasi dan konsolidasi yang dilaksanakan bersama jajaran pemerintah Kabupaten PPU ini, merupakan salah satu langkah percepatan pembangunan NSTP sesuai intruksi Gubernur Kaltim, yang merupakan program unggulan Balitbangda Kaltim yang berada di Buluminung,“ jelas Dwi Nugroho.

NSTP, lanjutnya, merupakan area terpadu di mana terdapat berbagai fasilitas berbasis iptek nuklir dalam satu tatanan yang saling bersinergi. Dwi menuturkan, area NSTP ini nantinya berfungsi sebagai pusat pendidikan, pelatihan, dan perkembangan SDM berkompetensi iptek nuklir.

Selain itu, NSTP juga sebagai pusat aplikasi iptek nuklir di berbagai bidang industri, kesehatan, pangan, energi, air, pertambangan dan lingkungan dalam rangka industrialisasi berwawasan lingkungan. NSTP ini juga sebagai pusat temu antara komunitas iptek nuklir dan dunia usaha dan tempat promosi serta wisata iptek nuklir.

“Nanti ada penelitian, inovasi, nuklir dan nilai ekonomis sehingga ada semacam return pemasukan dan penambahan uang masuk ke daerah. Tentu prosesnya panjang. Kami akan mengirimkan SDM untuk belajar dan mengundang pakar. Memang ini tidak mudah dan kami akan bentuk tim,” tutur Dwi.

Dikatakan Dwi, mengapa wilayah Buluminung dijadikan sebagai lokasi PUSTIN. Pihaknya menjelaskan bahwa, kawasan tersebut sangat strategis dan memiliki daya dukung yang sangat mendukung, seperti sarana jalan penghubung antar wilayah dan sebagainya. Selain itu PUSTIN ini memiliki fungsi sangat banyak dari pertanian, perikanan, dan sebagainya.

“Saat ini sudah ada calon insvestor yang akan membangun NSTP ini. Mereka sudah siap melaksanakan pembangunannya, tinggal menunggu waktu tentang kesiapan daerah, baik Pemprov Kaltim terkhusus Kabupaten PPU, “ujarnya.

Tambahnya, NSTP yang dibangun tersebut nantinya memiliki berbagai fungsi, baik fungsi edukasi, produksi maupun fungsi komersial. Sehingga pada akhirnya nanti akan memberikan dampak positif bagi daerah Kaltim terkhusus bagi Kabupaten PPU.

“Pasti pembangunan NSTP ini akan membawa dampak positif bagi daerah baik sektor ekonomi, penyerapan tenaga kerja dan sebagainya. Semoga pembangunan ini cepat terealisasi di Kabupaten PPU,“ harapnya.

Dwi mengatakan, dalam waktu dekat proyek besar senilai Rp5 Triliun ini akan memulai pembangunannya di Buluminung. Namun kata dia, sebagai tahap awal, pihak insvestor akan membangun proyek senilai Rp500 Milyar yang merupakan AHR Radiotap di sana.

“Terkait ini, Pemda diminta untuk memberikan insfrastruktur pendukung seperti pembangunan jalan, sarana air, listrik dan sebagainya,“ pungkasnya. (Humas6/LVL)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password