Debt Collector-nya Nakal, Adira Malah Teror Keluarga Atlet PON Kaltim

Irwansyah. (foto:1st)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA :  Kasus pemukulan yang dialami atlet Hockey Kaltim Irwansyah oleh dua oknum debt collector Adira Motor Balikpapan beberapa hari lalu, adalah fenomena gunung es dari kasus yang terjadi sejak dua tahun lalu.

Awal mula kejadian berasal dari masalah kredit sepeda motor yang melibatkan keluarga Irwansyah dengan Adira. Keluarga Irwansyah yang tinggal di Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur memilih menggunakan jasa debt collector untuk melakukan pembayaran kredit.

Dari penuturan Irwan kepada Wartawan DEETAKKaltim.Com, Rabu (25/1/2017), ibunya telah membayar semua angsuran sepeda motor yang ia kendarai tepat pada waktunya. Setelah beberapa bulan, Irwan bermaksud mengambil BPKB. Namun rupanya dalam sistem pembayaran di Adira belum lunas. Tak cuma belum lunas, namun dendanya mencapai Rp4 Juta. Sontak keluarga Irwan enggan memenuhi kewajiban membayar angsuran beserta dendanya lantaran merasa sudah melunasi sejak jauh hari.

“Ternyata uang yang kami setorkan itu dibawa kabur oleh debt collector Adira itu sendiri,” keluh Irwan.

Kejadian pemukulan tempo hari rupanya sudah ketiga kalinya dialami oleh keluarga Irwan. Irwan menjelaskan, teror demi teror terus dilakukan oleh pihak Adira kepada keluarga Irwan. Kejadian pertama adalah adik Irwan yang dibuntuti oleh debt collector Adira.

“Kejadian kedua terjadi di Samarinda waktu saya sedang Puslatda jelang PON Jabar. Motor saya tiba-tiba diambil pihak Adira, saya pun tak terima dan mendatangi Kantor Adira Samarinda serta mengancam akan membawa kasus ini ke ranah hukum. Akhirnya mereka mengembalikan motor saya. Ini ketiga kalinya, saya pikir kejadian ini sudah selesai,” jelasnya.

Berita terkait : Peraih Medali Emas Kaltim PON Jabar Dihajar Debt Collector Adira

Irwan merasa tak habis pikir dengan apa yang dilakukan oleh Adira, karena sebagai nasabah keluarganya telah menyelesaikan kewajiban membayar angsuran hingga lunas. Bukan memburu debt collector-nya yang kabur membawa uang nasabah, Adira malah meneror keluarga Irwan.

Berbagai upaya hukum terus dilakukan Irwan karena merasa sangat terganggu dan dirugikan atas kasus ini. Selain melapor ke pihak berwajib, Irwan juga melakukan somasi hukum terhadap Adira. (Ahmad)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password