Nilai Kebijakan Jokowi-JK Tidak Pro Rakyat, Mahasiswa Kembali Gelar Demo

Tidak puas pemerintahan Jokowi-JK, mahasiswa unjuk rasa. (foto:MS77)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Ratusan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Samarinda dengan, kembali turun ke jalan melakukan unjuk rasa di depan gedung DPRD Kaltim, dengan tuntutan Perbaikan Ekonomi, Senin(16/1/2017) sekitar Pukul 11:00 Wita,

Demo bertajuk Aksi Bela Rakyat 121 Jilid II yang dimotori mahasiswa dengan menggunakan almamater dari masing-masing perguruan tinggi, membawa spanduk dan bendera. Massa menggelar aksi orasi secara tertib, kedatangan mahasiswa telah ditunggu oleh aparat Kepolisian, dengan perlengkapan lengkap, mulai dari Sat Sabhara, Sat Intelkan, Sat Reskrim, hingga Satlantas, termasuk anggota Brimob Polda Kaltim, lengkap dengan mobil Water Canon guna menjaga jika hal tidak diinginkan terjadi.

Simbol kekecewaan mahasiswa diluapkan dengan membakar ban bekas dalam aksinya. (foto:MS77)

Dalam orasinya, mahasiswa menilai kebijakan yang diambil oleh pemerintah Jokowi-JK di awal tahun 2017 ini sama sekali tidak pro terhadap rakyat, sejumlah kenaikan terjadi di awal tahun, mulai dari penghapusan subsidi BBM, kenaikan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), hingga kenaikan tarif listrik.

“Kami gelar aksi ini karena kebijakan pemerintah tidak pro rakyat, sejumlah kenaikan terjadi di awal tahun ini, mulai dari pencabutan BBM, hingga kenaikan lainnya,” ucap koordinator lapangan (Korlap) aksi, M Said.

Selain berorasi, terkait dengan tuntutan yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah, massa juga meneriakan untuk dicopotnya Kapolresta Samarinda, karena dinilai telah bertindak represif pada aksi pertama pada tanggal 12 Januari lalu, dengan melakukan penangkapan terhadap sejumlah mahasiswa dan juga menghalang-halangi terjadinya aksi.

“Tuntutan kami masih tetap sama, ada enam poin tuntutan kami. Namun aksi pertama tidak tersampaikan, karena dihalang-halangi oleh aparat. Hari ini, selain melakukan orasi, beberapa mahasiswa juga menjalani audiensi dengan anggota DPRD Kaltim, mereka sampaikan tuntutan dan aspirasi kami,” ungkapnya.

Aksi berlangsung dengan lancar, dan mahasiswa kembali ke kampus masing-masing dengan tertib, meskipun demikian saat unjuk rasa berjalan mahasiswa sempat membakar ban bekas. (MS77)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password