Pencarian Levin Diteruskan, Hampir 24 Jam Belum Ditemukan

Tim SAR melakukan pencarian di saluran air. (foto;Basarnas)

DETAKKaltim.Com, BALIKPAPAN : Hampir 1×24 jam keberadaan Muhammad Levin (4), bocah yang tercebur ke sungai kawasan Kariangau, Kelurahan Graha Indah Balikpapan Utara masih misterius.

Operasi pencarian semula dilakukan sejak laporan diterima pihak Basarnas Kaltim-Kaltara atau sekira Pukul 18:15 Wita, Jum’at (30/12/2016). Pencarianpun sempat dihentikan pada Pukul 01:00 Wita dini hari akibat cuaca ekstrem.

Tim SAR
Tim SAR yang melakukan pencarian terhadap Levin. (foto:Basarnas)

“Air sungai meluap karena sejak Pukul 18:00 (Wita) hujan lebat disertai angin kencang dan badai menerpa,” terang Kasie Operasi Basarnas, Octavianto di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan pantauan di lapangan, teknik penyisiran dilakukan secara manual. Sejak pagi tadi, ada sekitar lebih dari 20 personel SAR yang terbagi dalam beberapa regu menyisir tiap jengkal lokasi-lokasi yang dicurigai tempat korban berada, yakni persimpangan alur sungai hingga seluruh aliran air Sungai Kariangau yang bermuara di Teluk Balikpapan tersebut.

Sebagian personel juga menyisir menggunakan sebuah perahu karet Basarnas.

“Arus mulai kencang kembali sejak malam dan kami searching area sekarang mencapai 1- 2 Kilometer dari lokasi kejadian ke arah Muara Sungai Kariangau. Pencarian saat ini masih tetap dilakukan oleh tim kami dan unsur SAR lainnya. Sekarang sudah mendekati atau mencapai kawasan Hutan Bakau,” beber Octa.

Meski ruang lingkup pencarian juga diperluas, namun hingga saat ini pencarian korban masih belum membuahkan hasil.

“Ya sejak semalam kondisi hujan lebat disertai petir dan angin kencang, Basarnas dan unsur SAR lainnya tetap berusaha untuk secepatnya menemukan korban, ” tambah Octa.

Sampai sejauh ini unit pencari yang terdiri dari Basarnas, relawan Banda dan Siswa Pencinta Alam (Stekpala) SMK N 1 Balikpapan terus memantau sekitar lokasi kejadian. Diketahui operasi pencarian kembali dilanjutkan sekitar Pukul 05:00 Wita saat Matahari mulai terlihat.

Sebelumnya kejadian musibah sendiri tepat di sebuah parit besar yang berada di depan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang tak jauh dari rumah korban di RT 22, Kelurahan Graha Indah. Korban merupakan anak dari pasangan Akbar dan Eka.

Berita terkait : Hujan Deras, Seorang Anak Hanyut Terseret Arus Sungai

Dari data yang berhasil dihimpun Wartawan DETAKKaltim.Com, kronologis kejadian bermula saat korban dan rekannya bernama Rizky bermain hujan di sekitar belakang kantor Kecamatan Balikpapan Utara, tak jauh dari lokasi kejadian. Keduannya bermain menggunakan sepeda roda tiga. Saat berada di pinggir parit Rizky sempat melarang dan menyuruh pulang, namun tidak diindahkan oleh korban.

Tanpa disadari korban terpeleset ke dalam parit besar yang saat itu arusnya tengah deras. Lantas, Rizky pun langsung menemui orang tua korban untuk memberikan informasi perihal insiden tersebut sekitar Pukul  17:30 Wita. (Rsk)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password