Mengenang Agresi Militer Belanda, Kasdam Pimpin Upacara Yudha Wastu Pramuka Jaya

Kasdam VI/Mlw Brigjen TNI Subiyanto memeriksa pasukan upacara. (foto:Penrem 091/ASN)

DETAKKaltim.Com, SANGA-SANGA :  Kasdam VI/Mlw Brigjen TNI Subiyanto beserta seluruh Perwira Jajaran Korem 091/ASN ikut berjalan kaki mengiringi Peleton Beranting (Tonting) Yudha Wastu Pramuka Jaya, pada etape terakhir dari Jln Kampung Tengah RT 03 Bantuas Kelurahan Bantuas Kecamatan Palaran, sampai memasuki finish di lapangan Gelora Pantai Sanga – Sanga Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Senin (19/12/16).

Mengenang peristiwa bersejarah menghadapi Agresi Militer Belanda II tahun 1948,  jajaran Kodam VI/Mulawarman kembali menggelar Gerak Jalan Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya. Acara diawali dari titik start etape I sampai dengan III di wilayah Kalsel, etape IV sampai dengan VII di wilayah Kaltara dan etape VIII sampai dengan X di wilayah Kaltim di Pospol Tahura Km 45 Jln Soekarno-Hatta menuju ke lapangan Gelora Pantai Sanga – Sanga.

kasdam-vi-mlm-penrem-091-asn-jpg2-jpg3
Serah terima Peleton Yudha Wastu Pramuka Jaya (foto:Penrem 091/ASN)

Dengan langkah tegap nan perkasa, Pasukan Tonting Yudha Wastu Pramuka Jaya memasuki lapangan upacara dengan senjata di pundak kanan dan membawa sebuah Kelapa muda merupakan ciri khas pasukan TNI Tempo dulu. Setelah terbelahnya  Kelapa muda diiringi dentuman senjata, selesai sudah kegiatan Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya yang berjalan kaki dari Tahura ke Sanga-Sanga selama satu hari satu malam, dengan jarak tempuh sekitar 80 Km.

Kasdam VI/Mlw Brigjen TNI Subiyanto selaku inspektur upacara memberi ucapan selamat hari Infanteri kepada seluruh prajurit Infanteri dan Satuan Korp Infanteri. Kasdam juga menegaskan agar seluruh prajurit Infanteri jago perang, jago tembak, dan jago bela diri. Setiap prajurit senantiasa menjaga hubungan harmonis antar instansi dan tetap menjalin bagaimana hubungan baik dengan rakyat.

kasdam-vi-mlm-penrem-091-asn-jpg2
Kasdam VI/Mlw Brigjen TNI Subiyanto memeriksa Pasukan TNI Tradisional (foto:Penrem 091/ASN)

Kasdam juga berpesan agar dapat menjalin persaudaraan yang saat ini dapat dijadikan momen penting untuk kekuatan mentalitas, dan jati diri bangsa yang merupakan hal mendasar dalam membangun karakter bangsa yang kokoh dan kuat.

“Sebagai petarung yang handal dalam pertempuran di mana Infanteri sebagai “Queen Of The Battle” yang mengacu pada Permainan Catur. Di mana Queen atau ratu memiliki kemampuan dan mobilitas yang tinggi, bisa bergerak ke manapun. Hal ini berarti bahwa prajurit Infanteri memiliki kemampuan untuk bergerak di segala bentuk medan pertempuran  baik hutan, gunung, rawa, laut, sungai dan pantai,” ujarnya.

Setelah upacara, dilaksanakan penyerahan trofi kepada pemenang Peleton Yudha Wastu Pramuka Jaya. Keluar sebagai juara I Yonif 600 R/Mdg, juara II Yonif 613 R/Rja dan juara III Yonif 623/Bwu. Sedangkan juara Peleton Pengantar dari Yon Arhanud dan Satuan kewilayahan terbaik Kodim 0906/Tgr.

Hadir dalam kegiatan tersebut  Kasdam VI/Mlw Brigjen TNI Subiyanto, Danrem 091/ASN Brigjen TNI Makmur Umar, Para Asisten Kasdam VI/Mlw, Kabalal Kodam VI/Mlw, Para Kasi Korem 091/ASN, Dan Kabala Korem 091/ASN, Dandim 0906/Tgr Letkol Kav Ari Permana, Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen Danyonif 611/Awl dan unsur Muspika dan Muspida. (Penrem 091/ASN/LVL).

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password