Nelayan Tenggelam, Hari Keenam Belum Ditemukan

Pencarian terhadap korban dari tim SAR belum membuahkan hasil meski telah memasuki hari keenam. (foto:Basarnas)

DETAKKaltim.Com, BONTANG : Enam hari pasca tenggelamnya sebuah kapal pencari ikan di perairan Bontang, Kalimantan Timur, tim gabungan SAR masih melanjutkan pencarian sejak Pukul 07:30 Wita, Senin (12/12/2016).

Tim gabungan Basarnas, Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang, serta sejumlah masyarakat bertolak dari posko yang berlokasi di Bontang Kuala. Tim tersebut berangkat menggunakan sebuah speedboat yang dikendarai tim dari BPBD dan Basarnas dengan personel enam orang.

Menurut informasi yang dihimpun pewarta DETAKKaltim.Com pihak yang masih bersiaga di posko tersebut selain dari kedua instansi juga ada beberapa keluarga korban. Sejak hari ke tiga pencarian, mereka berada di posko guna giat operasi SAR.

“Pencarian akan fokuskan ke arah pesisir heading Barat dan Heading ke arah Utara hingga masuk perairan Teluk lombok Kutim,” jelas Kepala Basarnas Balikpapan Mujiono melalui Kabag Ops Basarnas Balikpapan Octavianto.

Kendati unsur SAR sebagian telah berkurang karena meninggalkan posko, tim dari Basarnas masih akan terus melakukan operasi pencarian hingga batas waktu maksimal, yakni H+7 pasca kejadian. Ini telah sesuai dengan UU No 29 Tahun 2014 tentang Pencarian Pertolongan.

Octavianto juga memaparkan, pihaknya yang telah berkomunikasi dengan keluarga pada Minggu (11/12/2016) malam, sangat berharap korban dapat ditemukan.

“Perkembangan operasi SAR selalu dipantau pihak keluarga korban, bersama tim gabungan Basarnas dan BPBD,” imbuhnya.

Pencarian pada hari keenam pasca tenggelamnya kapal pencari ikan tersebut dilaksanakan hingga Pukul 17:3 Wita. Berupaya memperluas area pencarian hingga 18 NM, namun sayangnya pencarian belum membuahkan hasil.

Berita terkait : Kapal Nelayan Karam, Satu Masih Hilang

Sementara itu operasi dihentikan dan akan dilanjutkan esok hari pada hari ke tujuh. Sebelumnya laka air terjadi di peraitan Bontang, Kaltim. Laka terjadi pada Pukul 21:00 Wita, Selasa (6/12/2016) lalu.

Sebuah kapal pencari ikan dengan korban seorang warga Jalan Gunung Krakatau, Bontang di perairan tersebut. Korban bernama Daroini (34) ini tenggelam akibat badai gelombang setinggi 3 meter. (Rsk)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password