Perjalanan ke Utara, Gubernur Resmikan Pembangunan Jalur KA di Maloy

Gubernur Kaltim H.Awang Faroek Ishak memukul Paku di Rel Kereta Api menandai dilmulainya pembangunan Rel Kereta Api di KIM. (foto:MS77)

DETAKKaltim.Com, KUTAI TIMUR : Pembangunan jalur Kereta Api (KA) di Kawasan Industri Maloy (KIM), Kabupaten Kutai Timur Kalimantan Timur secara resmi boleh dimulai, setelah dilakukan peresmian oleh Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, Kamis (1/12/2016).

Mengawali pembangunan jalur KA tersebut ditandai dengan pemasangan sebuah Paku Rel Kereta Api, disaksikan sejumlah pejabat Kaltim yang menyertai kunjungan gubernur, dan masyarakat sekitar.

“Proyek ini merupakan kerja sama dengan Blackspice dari Federasi Rusia,” kata Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak.

Gubernur
Awang Faroek Ishak melambaikan tangan sebelum meresmikan pembangunan Rel Kereta Api di KIM. (foto:MS77)

KIM ini merupakan bagian dari Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK-MBTK) yang berlokasi di Kabupaten Kutai Timur.

Awang Faroek juga menjelaskan, pembangunan rel kereta api untuk jalur Selatan dan jalur Utara sudah siap dimulai. Rel kereta api ini akan menjadi sarana angkutan batu bara dan berbagai komoditas sumber daya alam Kaltim lainnya.

“Pembangunan dua jalur rel kereta api itu akan dilakukan secara bertahap,” tambah Awang.

Berita terkait : Perjalanan ke Utara, Gubernur Ganti Nama Gunung Menangis

Untuk jalur Selatan dimulai dari Kabupaten Panajam Paser Utara hingga ke Kutai Barat sepanjang 203 kilometer, sedangkan untuk jalur Utara dimulai dari Lubuk Tutung, Kabupaten Kutai Timur, hingga Tabang, Kutai Kartanegara, sepanjang 217 kilometer.

“Antara jalur Selatan dan Utara tersebut masing-masing akan terkoneksi di perbatasan Kutai Barat dan Kutai Kartanegara. Jalur tersebut juga akan terhubung dengan Kawasan Ekonomi Khusus Maloy di Kutai Timur,” ungakap Awang Faroek.

Komisaris Utama PT Kaltim Pelabuhan Internasional Maloy Salman Lumoindong menambahkan, pembangunan rel kereta api ke KEK Maloy akan dikerjakan oleh PT Surya Ganda Managemen Tekhnik Indonesia (GMTI), salah satu anak perusahaan Blackspice.

Peresmian pembangunan jalur kereta api ini tepat bersamaan dengan kegiatan kunjungan kerja Gubernur Awang Faroek Ishak ke wilayah utara Kaltim pada 30 November hingga 4 Desember 2016.(MS77)

 

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password