PW KA KAMMI Kaltim Sesalkan Pernyataan Gubernur Awang Faroek

PW KA KAMMI Kaltim. (kiri-kanan) Abdul Azis, Wasis Riyanto, Andi Sunandar. (foto;LVL)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Pernyataan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengenai ummat Islam asal Kaltim yang akan mengikuti Aksi Bela Islam 2 Desember di Jakarta adalah calon teroris, pada acara Silaturahmi Forkopimda Kaltim dengan Toga, Todat, Tomas beserta media massa di Aula Kodam VI/Mlw, Rabu (23/11/2016) mendapat reaksi dari Presidium Wilayah Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia ( KA-KAMMI) Kaltim.

Kepada sejumlah wartawan yang hadir dalam jumpa Pers di Café Ngeteh Jalan Pasundan Samarinda, Kamis (24/11/2016) sore. Tiga orang pentolan PW KA KAMMI Kaltim masing-masing Wasis Riyanto selaku Ketua Presidium, Andi Sunandar, dan Abdul Azis menyatakan sangat menyayangkan pernyataan Gubernur Awang Faroek tersebut.

“Kami di sini cukup menyayangkan pernyataan itu keluar dari seorang kepala daerah, yang selama ini kami percayai memimpin provinsi ini dengan baik,” ujar Wasis.

Disebutkannya, selama ini Awang Faroek cukup mendukung kegiatan keberagamaan di Kalimantan Timur.

“Tapi koq kemudian terkait dengan  aksi 2 Desember ini beliau menyatakan hal yang seperti itu,” imbuhnya.

Menurutnya hal itu tidak pas, alasannya karena itu tidak berdasar. Aksi demonstrasi yang akan dilakukan ini merupakan kelanjutan dari aksi-aksi sebelumnya yang berlangsung damai.

“Bahkan aksi 2 Desember ini diberikan predikat super damai. Hanya menginginkan pemerintah kita terutama aparat penegak hukum menegakkan hukum dengan seadil-adilnya,” ungkap Wasis.

Atas pernyataan tersebut, PW KA KAMMI meminta Gubernur Kaltim meralat dan menyatakan permohonan maaf kepada masyarakat Kaltim, yang ingin berpartisipasi dalam aksi 2 Desember itu.

Diakuinya, banyak warga Kaltim yang akan berangkat mengikuti aksi demo damai tersebut, namun bukan atas nama lembaga tapi secara pribadi.

Dalam jumpa Pers tersebut, PW KA KAMMI Kaltim juga mengeluarkan pernyataan. Berikut petikannya :

Pernyataan Sikap Alumni KAMMI Kaltim:

  1. Sesungguhnya, Aksi Bela Islam 2 Desember yang dilakukan oleh ummat Islam dan rakyat Indonesia adalah bentuk keprihatinan atas ketidakadilan penegakan hukum di negeri ini. Di mana penista agama dan perusak toleransi beragama tidak diproses hukum secara tegas oleh aparat hukum.
  2. Aksi Bela Islam 2 Desember adalah bentuk tanggungjawab anak negeri ini pada masa depan Bhinneka Tunggal Ika, Pancasila, dan toleransi kehidupan berbangsa. Jika seluruh nilai itu dirusak dan dicampakkan tanpa ada efek jera pada perusaknya, maka kita tidak bisa membayangkan masa depan Indonesia.
  3. Aksi Bela Islam 2 Desember dilakukan oleh ummat Islam dan masyarakat Indonesia dengan damai dan komitmen untuk tidak melakukan perusakan fasilitas publik, serta niat mulia untuk menjaga ikatan persaudaraan sebangsa. Bukan aksi emosional dan dipenuhi kekerasan. Ini adalah komitmen kita bersama.
  4. Aksi Bela Islam 2 Desember diikuti oleh berbagai ummat dengan latar belakang kepercayaan, agama dan suku bangsa. Bahkan ada komunitas Budha, Katholik dan China yang ikut serta. Kekhawatiran akan retasnya ikatan kebangsaan ini bukan milik ummat Islam saja. Tapi milik seluruh anak bangsa.
  5. Tanpa bermaksud merendahkan posisi dan kehormatan Ayahanda Gubernur Kaltim, pernyataan Ayahanda Gubernur Kalimantan Timur yang menyatakan bahwa “ummat Islam asal Kaltim yang akan mengikuti Aksi Bela Islam 2 Desember di Jakarta adalah calon teroris”, adalah pernyataan yang tidak mendasar dan dangkal. Alumni KAMMI sangat menyesalkan pernyataan Ayahanda Gubernur Kaltim. Semoga itu hanya kekhilafan dalam menganalisa semata. Bukan lahir dari hati nurani.
  6. Alumni KAMMI Kaltim berharap, justru semoga Ayahanda Gubernur ikut tergerak hatinya, karena kepercayaan agama kita sedang dinistakan dan dihina. Keberagaman bangsa kita dirusak sedemikian rupa.
  7. Kepada rakyat Kaltim; Mari kita jaga Indonesia, persaudaraan kita, kedamaian negeri kita. Semoga masih ada keadilan hukum di negeri kita.

Samarinda, 24 November 2016

Presidium Wilayah

Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia ( KA-KAMMI)

 

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password