Sukses Dirikan TK, Babinsa Kota Bangun Terima Penghargaan

Babinsa Kota Bangun, Sersan Kepala Eko Tamono (kanan)Dandim 0906/Tgr Letkol Kav Ari Pramana Sakti. (foto:Penrem 091/ASN)

DETAKKaltim.Com, TENGGARONG : Babinsa Kota Bangun, Sersan Kepala Eko Tamono mendapat penghargaan dari Kasad Jenderal TNI Mulyono. Eko Tamono menerima penghargaan atas prestasinya mendirikan taman kanak-kanak dan telah menciptakan minuman Teh Serai.

Penghargaan diterimakan oleh Dandim 0906/Tgr Letkol Kav Ari Pramana Sakti saat kegiatan apel Dandim dan Danrem Jajaran TNI AD di Bandung, Senin 14 Nopember 2016.

Menurut Ari, selain telah mendirikan TK Dahlia di Kelurahan Jahab, Eko Tamono juga berhasil menciptakan minuman Teh Serai. Produk itu kini telah menjadi produk rumahan dan terbukti mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Bangun.

babinsa-kota-bangun-penrem-jpg2

“Untuk Teh Serai ini, sudah beredar luas di Kaltim, dan sekarang secara perlahan dipromosikan ke Pulau Jawa,” pungkasnya.

Salah satunya dedikasinya untuk negeri, mendirikan TK Dahlia di Km 8 Desa Jahab Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara. Uniknya lagi siswa TK yang ingin mendaftar hanya perlu membayar dengan sampah, begitu pula dengan iuran bulanan.

Sejumlah sampah daur ulang seperti botol, kardus dan kertas, akhirnya begitu bernilai bagi warga sekitar. Sampah dibarter dengan pendidikan yang layak. Sekolah TK Dahlia bahkan telah telah terdaftar di Dinas Pendidikan Kutai Kartanegara. Awalnya, Serka Eko Tamono mendapat keluhan dari masyarakat jika di Jahab memerlukan TK, sebab anak anak yang hendak masuk TK harus pergi ke pusat Tenggarong yang berjarak belasan kilometer.

Selain itu juga, anggota Koramil 0906-09/Kota Bangun ini mengembangkan bisnis Teh berbahan Serai. Teh ini bahkan diyakini memiliki khasiat menyembuhkan berbagai penyakit. Seperti reumatik dan kanker payudara. Sejak memulai bisnisnya dari tahun 2012 lalu, keuntungannya masih terseok-seok. Usaha rumahan ini akhirnya terus berkembang dan mampu menembus pasar nasional. Teh tersebut memiliki kemasan yang baik dan dikirim hingga ke pulau Jawa dan Sumatra.

Karyawannya berasal dari warga sekitar yang sempat menganggur , sedangkan omzetnya per bulan biasa mencapai belasan juta rupiah.

“Untuk kemasannya kami pesan dari Jakarta dan Jogjakarta. Alhamdullilah saat ini bisnis tersebut sudah berkembang,” sebutnya.

Teh tersebut bahkan telah memiliki label halal dan memiliki nomor registrasi dari Dinas Kesehatan. (Penrem/Kodim 0906/Tenggarong).

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password