Niat Nikahkan Anak, Jual Tanah Dibayar Sabu

Tersangka Syahman (kiri) dan Marjuki. (foto:MS44)

DETAKKaltim.Com SAMARINDA : Paman dan keponakan ditangkap Satresnarkoba Polresta Samarinda Kalimantan Timur, di Jalan Damanhuri Perumahan Artas Kelurahan Mugirejo Kecamatan Sungai Pinang, Selasa (1/11/2016) sore.

Awalnya, Syahman (40) warga Desa Senambah Kecamatan Muara Bengkal Kabupaten Kutai Timur hendak menjual 2 kapling tanah miliknya, yang berada di wilayah Pampang Kecamatan Samarinda Utara untuk menikahkan anaknya.

Marjuki (33) warga Jalan Teuku Umar Kelurahan Loa Bahu Kecamatan Sungai kunjang yang pernah masuk penjara selama 10 bulan, karena kasus penadah sepeda motor membantu menjualkan tanah milik pamannya Syahman ke salah satu bandar Narkoba.

Barang bukti yang disita dari tersangka. (foto:MS44)
Barang bukti yang disita dari tersangka. (foto:MS44)

Saat diwawancarai Wartawan DETAKKaltim.Com di Polresta Samarinda, Marjuki mengaku membantu menjualkan tanah dan nantinya diberi imbalan dari Syahman.

“Saya bantu jualkan tanah Syahman karena katanya mau menikahkan anaknya, namun sebelumnya saya telpon kalau dibayar pakai Sabu,” ungkap Marjuki.

Sementara Syahman dihadapan petugas mengelak kalau barang haram tersebut miliknya.

“Barang itu bukan punya saya, saya perlu uang untuk nikahkan anak saya tapi dikasih Sabu-Sabu,” terang Syahman.

Dalam proses penangkapan, Marjuki terlebih dahulu diamankan petugas setelah transaksi. Sementara Syahman, sempat diturunkan di pinggir jalan tidak jauh dari lokasi penangkapan Marjuki.

Kapolresta Samarinda Kombes M Setyo Budi melalui Kasat Narkoba Polresta Kompol Belny Warlansyah mengatakan masih mendalami kasus ini, termasuk mencari siapa pemilik awal Sabu tersebut.

“Dalam jumlah 31,60 Gram/Brutto yang pasti bukan orang baru, karena barangnya relatif banyak. Jadi kami masih melakukan pengembangan,” tegas Kompol Belny Warlansyah.

Sementara kedua pelaku, paman dan keponakan yang sudah ditetapkan sebagai tersangka terpaksa harus mendekam di sel tahanan Polresta Samarinda, guna penyelidikan lebih lanjut. (MS44)

 

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password