Lantang dan Memukau, Gabriela Raih Juara Pertama

Imam Budi Utomo.

     *** Lomba Baca Puisi Murid SD/MI seKaltim dan Kaltara 2016

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Gabriela L, murid SDN Aminah Syukur Samarinda tampil sebagai juara pertama pada lomba baca puisi murid sekolah dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) seluruh Kaltim dan Kaltara yang digelar Kantor Bahasa Kaltim.

Gabriela membacakan puisi berjudul ‘Jaranan’, dengan vokal lantang dan ekspresi memukau, Gabriela sukses singkirkan peserta lain pada lomba peringatan Bulan Bahasa 2016 kerja sama Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia dan Forum Bahasa Media Massa Kaltim di Hotel Mesra Internasional, Rabu (28/9) lalu.

Gabriela L
Beberapa ekspresi Gabriela L saat membacakan puisi mengantarkannya jadi juara 1. 

Hasil lomba pada babak final, Gabriela L meraih nilai 429, disusul Luna (SDK Sunodia) dengan judul puisi ‘Surat Dari Ibu’ dengan nilai 416, juara ketiga diraih Gusti M Akmal (SDIT Islamic Center dengan puisi berjudul ‘Diponegoro’ dengan nilai 405.

Juara harapan 1 diraih Najwa Z (SD Muhammadiyah 4), harapan 2 diraih Namira Naya Asrinda (SDN 018 Samarinda) dan harapan 3 disandang Naura Nisrina Ningrum (SD Bunga Bangsa Samarinda).

Kepala Kantor Bahasa Kaltim, Imam Budi Utomo menjelaskan, lomba baca puisi jenjang SD/MI merupakan satu dari sejumlah lomba digelar meriahkan Bulan Bahasa Kaltim Tahun 2016.

Dalam sambutannya, Imam berharap melalui lomba baca puisi jenjang SD/MI dapat memunculkan karya sastra murid SD/MI, khususnya baca puisi.

“Lomba baca puisi cenderung kurang dilirik, bahkan sangat langka. Karena itu, kami gelar lomba ini untuk mendekatkan karya sastra puisi kepada murid SD/MI sejak dini. Karena, sastra puisi cenderung sulit dipahami, dan susah dimengerti,” kata Imam, (28/9/2016) lalu saat membuka acara lomba di Kantor Bahasa Kaltim.

Disebutkan Imam, melalui lomba baca puisi tersebut, murid SD sebagai peserta lomba saat membaca puisi akan memahami puisi, dan menyesuaikan makna puisi dan ekspresi, serta intonasi dalam pelapalan puisi.

“Saat membacakan puisi, peserta harus memaknai sesuai puisi dibawakan. Hal itu jadi penilaian penting dalam lomba tersebut,” sebutnya.

Adapun proses penilaian lomba dilakukan, dengan membagi dua kelompok peserta, masing-masing menghasilkan tiga peserta terbaik dan berhak maju ke babak final.

“Penilaian juri dijamin sangat objektif. Karena libatkan unsur akademisi, profesional dan pegiat bahasa. Pada lomba tersebut, enam juara akan mendapat piala dan sertifikat serta uang pembinaan,” tambah Imam.

Pesan Imam, khusus peserta yang belum juara, diminta tetap semangat dan jangan berkecil hati. Para juara diharapkan tidak terlalu berbangga.

Sebanyak 56 murid terdaftar sebagai peserta lomba baca puisi SD/MI asal Samarinda dan Kutai Kartanegara. Namun, yang hadir pada acara tersebut sebanyak 40 peserta. (*)

 

 

1 Comment

  • Felicia Reply

    October 12, 2016 at 20:26

    Mantaaap,Geby…Mama bangga sama kamu sayang…muach <3

     

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password