Unjuk Rasa Kecam Fitnah Terhadap POSPERA

Aksi unjuk rasa POSPERA. (foto:Ade)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Posko Perjuangan Rakyat ( POSPERA ) sebagai organisasi masyarakat yang didirikan dalam mengawal Nawacita dan Trisakti Pemerintahan Presiden Joko Widodo menggelar aksi unjuk rasa, Senin (5/9/2016 ) sore.

Aksi unjuk rasa yang dipimpin Agus Fransisko Doran Ketua DPD POSPERA Kalimantan Timur berlangsung di persimpangan Mall Lembuswana Samarinda.

Aksi ini muncul akibat POSPERA se-Nusantara merasa terusik dengan adanya fitnah serta ujaran kebencian menggunakan Isu SARA, melalui Sosial Media “Twitter” atas nama akun @Gendovara yang dinilai mencoba merusak Kebhinekaan.

Gendovara disebut telah memfitnah dan melecehkan salah satu warga dari Suku Batak dengan menyebut -Napitufulus- yang ditujukan kepada pembina POSPERA Nasional Adian Napitupulu.

“Dalam Twittan berikutnya di akun @Gendovara memfitnah, melecehkan Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) dengan sebutan Pos Pemeras Rakyat,” ungkap Agus.

Unjuk rasa ini bertujuan agar Mabes Polri segera menangkap Gendovara yang sejak tanggal 15 Agustus 2016 sudah melaporkan pemilik akun @Gedovara ke Mabes Polri dan lima Polda, namun hingga kini penegak Kepolisian tempat melaporkan persoalan terkait belum juga memberikan tanda-tanda bahwa laporan tersebut telah ditindak lanjuti, dengan memeriksa ataupun menangkap pemilik akun @Gendovara, beber Agus.

Disinggung oleh Wartawan DETAKKaltim.Com apa bila masih belum ada tanggapan terkait fitnah tersebut, apa langkah ke depannya. Agus mengatakan menunggu arahan dari pusat.

“Untuk langkah ke depannya kita tunggu lagi instruksi dari pusat karena ini adalah gerakan bersama,” ungkap Agus (ade)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password