Tanpa Fasilitas Pendukung, Rumah Dinas DPRD Terbengkalai

Ironis, rumah dinas mewah yang dibangun untuk anggota DPRD Malinau nampak dikepung rumput liar. (foto:fen)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Pembangunan 20 rumah dinas anggota DPRD Malinau di desa Kuala Lapang Kecamatan Malinau Barat yang menelan anggaran Rp49,03 milyar hingga kini belum ditempati meski telah selesai, bahkan rumah dinas tersebut saat ini terlihat tak terawat.

Dari pantauan Wartawan DETAKKaltim.Com, rumput dan belukar sudah tumbuh memenuhi halaman depan dan belakang setiap rumah. Rumah dinas tersebut terdiri atas 3 unit untuk unsur pimpinan dan 17 unit untuk anggota.

Kondisi rumah unsur pimpinan sudah mulai terlihat ada kerusakan pada bagian langit-langit dan atap. Warga sekitar mulai menyoroti kondisi bangunan tersebut yang masih kosong.

“Rumah dewan ini sudah sejak lama dibangun, namun belum juga di tempati,”  papar  Junu, warga Desa Pulau Betung Kecamatan Malinau Hulu, Kamis (18/8/2016).

Saat dikonfirmasi, Makson, Sekretaris DPRD Malinau menyebutkan bahwa rumah dinas para pimpinan dan anggota DPRD telah berdiri megah. Tinggal menunggu sejumlah fasilitas pendukung seperti listrik dan air. Lampu untuk penerangan jalan sudah ada dan instalasi jaringan listrik di rumah pimpinan.

“Termasuk meubelair untuk dalam rumah. Jika itu digunakan untuk fasilitas lain harus mempunyai kesepakatan dengan pemerintah daerah dan BPK,” terang Makson.

Rumah dinas pimpinan dan anggota DPRD berseberangan dengan Gedung Museum yang saat ini difungsikan sebagai Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga. Pembangunan rumah dinas DPRD dilaksanakan di atas lahan  perbukitan seluas sekitar  1 – 1,5 hektar. Dibangun dengan kontrak tahun  jamak (multiyears)  oleh PT Kayan Lestari. Pembangunan rumah dinas ini dilakukan secara bertahap mulai tahun 2009.

Mulai pada  tahun 2009  hingga tahun 2012. Tahap pertama meliputi pekerjaan pematangan lahan dan pembangunan jalan di lingkungan perumahan sampai pembangunan 10 unit rumah. 3 di antaranya diperuntukkan buat unsur pimpinan yaitu ketua, dan  wakil ketua. Total anggaran untuk tahap pertama ini sebesar  Rp31,720 milyar.

Tahap kedua kontraktor membangun 10 unit rumah dinas untuk anggota, mulai bulan Agustus 2013 hingga tahun 2016 selama 900 hari kerja. Ke-10 unit rumah dinas ini sudah selesai bahkan sejak tahun lalu.

Menurut Kepala Bagian Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Malinau Dedi Heriyanto, anggaran untuk pembangunan tahap kedua ini sebesar Rp17, 31 miliar. Total anggaran yang digelontorkan untuk membangun rumah dinas anggota DPRD tersebut sebesar Rp49,03 miliar.(fen)

 

 

 

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password