Atlet Karate Kaltim Raih Medali Emas di Open Championship

Ketua FORKI Kaltim H Akil Mappeasse (tengah) berpose bersama atlek Kaltim peraih Medali Emas didampingi pelatih Jalu S Meliala dan atlet Junaidi. (foto:FORKI Kaltim)

DETAKKaltim.Com, SUMUT : Kejuaraan Karate Tebing Tinggi Open Championship III 2016 yang digelar di GOR Asber Nasution Tebing Tinggi Sumatera Utara (Sumut) tanggal 21-23 Juli 2016 telah berakhir kemarin.

Kejuaraan yang mempertandingkan kategori Pemula, Kadet, Junior, Kata Beregu, Kadet dan Junior, Kata Senior dan Komite Senior diikuti 589 atlet dari 7 provinsi masing-masing Kaltim, Sumbar, Sumut, Riau, Aceh, Sulteng, Kepri dan 18 kabupaten/kota menjadi ajang pemanasan dan barometer bagi sejumlah daerah termasuk Kaltim, sebelum memasuki ajang bergengsi sesungguhnya yaitu PON XIX di Bandung yang akan digelar September mendatang.

Dalam ajang ini Kaltim menurunkan atlet-atlet yang tengah mengikuti pemusatan latihan daerah (Puslatda), dan saat ini menempuh Training Camp di Sumut, berhasil merebut 1 Medali Emas, 1 Perak, dan 1 Perunggu. Sehingga menempati posisi ke 11 dari 43 kontingen.

Medali Emas diraih Kata Beregu Putri Senior (Dewi, Ika, Vera), Medali Perak dipersembahkan dari Kumite Putra Klas -55 oleh Titis Putra, sedangkan Thessalonica yang turun di Kumite Putri Klas -64 berhasil menyabet Medali Perunggu.

Ketua FORKI Kaltim memberikan ucapan selamat kepada para juara. (foto:FORKI Kaltim)
Ketua FORKI Kaltim H Akil Mappeasse memberikan ucapan selamat kepada para juara. (foto:FORKI Kaltim)

Menurut Ketua FORKI Kaltim H Akil Mappeasse yang hadir dalam kejuaraan tersebut, peluang besar meraih 2 Medali Emas sesungguhnya sangat terbuka ketika Titis Putra yang juara Pool bertemu lawan yang pernah dikalahkannya di Pra PON Medan. Namun karena adanya kecelakaan kecil di luar pertandingan yang membuat pelipisnya berdarah setelah membentur kursi VIP, sehingga pihaknya tidak berani mendorong dia untuk tetap bertanding di final karena khawatir ada akibat buruk.

“Akhirnya kami kalah di final tanpa bertanding dan harua puas dengan Medali Perak,” ungkapnya.

Tiga Karateka Kaltim lainnya masing-masing  Junaidi, Herbertus dan Siti belum berhasil mempersembahkan medali kali ini.

Terkait penampilan Junaidi yang gagal mempersembahkan medali, H Akil menggaris bawahi, partai kedua yang dia mainkan sungguh mengesankan.

“Kalau dia begitu terus, saya kira dia bisa dapat Emas, setidak-tidaknya Perak. Tapi kenyataannya penampilannya yang ketiga dan keempat kurang ganas, sehingga gugur dalam memperebutkan Medali Perunggu,” sebut H Akil.

Sama halnya dengan Tessa, masih menurut H Akil, penampilannya di semi final seperti hang, sehingga dia hanya dapat Medali Perunggu.

“Kesan saya, setelah ditangani oleh Donny Dharmawan untuk Kumite dan Isterinya Dewi menangani Kata, hasilnya sangat mengagumkan,” imbuhnya.

Selama kejuaraan berlangsung, pelatih Karate Kaltim Jalu Sharin Meliala yang terus mendampingi dan mencermati setiap pertandingan mengatakan anak Kaltim nervous (gugup) dalam pertandingan.

“Menjadi evaluasi kita bersama semuanya, karena ini bukan hanya tanggung jawab pelatih atau ketua saja tapi kita semuanya. Dikarenakan atlet kita kurang jam terbang tanding yang bersifat Nasional atau Open. Pola sudah bagus, tapi keraguan dalam mengambil keputusan sangat tinggi,” bebernya.

Jalu berharap semoga ada event-event lain yang dapat diikuti atlet Karate Kaltim untuk lebih mempertajam kemampuan mereka.

Masyarakat Kaltim tentu berharap FORKI Kaltim untuk bisa bangkit kembali mengulang sejarah emas yang telah diukir pada PON XVII saat Kaltim menjadi tuan rumah, dengan mempersembahkan 2 Medali Emas, 2 Perak dan 5 Perunggu.

Kini dengan sisa waktu yang semakin menipis semoga kelemahan-kelemahan tersebut bisa diperbaiki. Sebagaimana yang disampaikan H Akil Mappeasse agar melakukan perbaikan.

“Ada baiknya melakukan pematangan sekitar tiga minggu lagi di sana, dia siap maju ke Piala Panglima,” tegasnya.

Sebelumnya, Kejuaraan Karate Internasional Tebing Tinggi Open Championship III 2016 dibuka Sekjen PB Ferderasi Olahraga Karate Indonesia (Forki) Mayjen (Purn) Lumban Sianipar, Kamis (21/7/2016). (LVL)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password