Upaya Pembebasan ABK TB Charles, Pihak PT Rusianto Bersaudara Dibatasi

Taufik Rahman, Humas PT Rusianto Bersaudara. (foto:MS44)

DETAKKaltim.Com SAMARINDA : Hingga kini masih belum ada tanda-tanda pembebasan 7 Anak Buah Kapal (ABK) TB Charles, karyawan Perusahaan Pelayaran PT Rusianto Bersaudara yang ditawan kelompok pemberontak Abu Sayyaf di Philipina, pada hal telah berlangsung lebih satu bulan. Keluarga korbanpun semakin khawatir dan gelisah memikirkan nasib mereka.

Dikonfirmasi secara khusus Wartawan DETAKKaltim.Com Sabtu (23/7/2016) siang, pihak PT Rusianto Bersaudara melalui Kepala Humas Taufik Rahman menyampaikan bahwa, tim yang ada di Jakarta beberapa hari ini semakin intens  berkomunikasi dengan pihak di Philipina.

Menurutnya, komunikasi tim dari Jakarta langsung ke pihak penyandera, bahkan komunikasi juga disempatkan ke kru ABK TB Charles yang disandera.

Memang belum banyak informasi yang bisa digali terkait upaya pembebasan sandera, karena menurut Taufik Rahman, pihak perusahaan dibatasi oleh Pemerintah Pusat. Termasuk untuk menyebutkan kelompok mana yang menyandera serta besaran tebusan yang diminta pihak penyandera, karena itu menjadi kajian Pemerintah.

“Pihak Perusahaan dibatasin oleh Pemerintah Pusat untuk mengetahui pihak mana yang menyandera serta besaran tebusan yang mereka minta, karena itu menjadi bahan kajian di pusat,” ungkap Taufik Rahman.

Berita terkait : Satu Bulan ABK TB Charles Disandera, Sri Dewi : Berharap Presiden Jokowi Cepat Bebaskan Suaminya

Disinggung soal kendala yang ditemui dalam upaya pembebasan sandera, Taufik Rahman menjawab bahwa yang tahu persis kendala di lapangan adalah Pemerintah Pusat. Namun dari beberapa komunikasi yang kami lihat banyak aspek yang masih dipertimbangkan terkait dengan pembebasannya.

“Pertimbangan atau pendekatannya bukan semata-mata besar kecilnya nilai yang mereka minta (penyandera, red, tapi banyak pendekatan-pendekatan yang lain yang saya dengar sedang di formalisasikan teman-teman di Pemerintah Pusat untuk mencari jalan yang paling efektif,” jelas Taufik Rahman.(MS44)

 

 

1 Comment

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password