Dua dari Tujuh Istri Lapor Polisi, Don Juan Itupun Hidup di Bui

Ayu Utami (kiri) bersama Nur Aini di Pengadilan Negeri Samarinda. (foto:MS44)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Bisa menikahi wanita cantik tujuh orang mungkin menjadi kebanggaan tersendiri seorang Rifki Irwansyah, bermodalkan wajah yang ganteng dan sedikit memanipulasi data diri maka tidak sulit baginya menaklukkan sejumlah wanita layaknya prilaku seorang Don Juan.

Sayangnya, petualangannya berakhir di pengadilan akibat memalsukan data pribadi. Berawal dari media sosial Facebook, M Rifki Irwansyah (37) dilaporkan Ayu Utami Istri ketujuhnya ke Polisi. Pria asal Pontianak Kalimantan Tengah ini sudah menikahi tujuh wanita dengan status dipalsukan.

Ayu Utami Istri Ketujuh dan Nur Aini Istri keenam saat ditemui Wartawan DETAKKkaltim.Com, Kamis (21/7/2016) siang yang menjadi saksi di Pengadilan Negeri Samarinda Jalan M Yamin Kecamatan Samarinda Ulu Kalimantan Timur, menceritakan sekelumit perjalanan hidupnya mengarungi bahtera rumah tangga bersama Rifki.

Awal cerita, Ayu Utami yang menikah dengan M Rifki Irwansyah pada 24 Maret 2013 silam ini secara meriah hanya mengetahui status Rifki masih perjaka. Berjalannya waktu, Ayu dan Rifki dikaruniai anak perempuan hasil pernikahan mereka.

Foto pernikahan Ayu Utami dengan M Rifki (foto:MS44)
Foto pernikahan Ayu Utami dengan M Rifki Irwansyah (foto:MS44)

Kedok Rifki terbongkar karena Ayu curiga terhadap gerak gerik suaminya yang sering SMS-an serta telpon-telponan diam-diam. Ternyata setelah diselidiki terungkap jika Rifki punya istri banyak. Merasa tidak terima, Ayu yang diam-diam mencari nama istri nomor dua di media sosial Facebook langsung mengirim pesan untuk meminta nomor kontak istri kedua Rifki.

Hasil pembicaraan Ayu bersama Istri kedua Rifki membuatnya kaget. karena Ayu adalah istri terakhir atau ketujuh. Karena selama ini suaminya (Rifki, red) mengaku masih status perjaka atau belum pernah menikah. Bahkan di buku nikah status Rifki masih perjaka saat menikah dengan Ayu.

Karena merasa ditipu, Ayu memilih berpisah dengan Rifki pada bulan Juli 2014 silam. Bukan hanya sampai di situ, Ayu terus mencari keberadaan istri-istri Rifki lainnya, hanya bisa ketemu dengan Istri keenam atas nama Nur Aini (40) di Palu Sulawesi Tengah.

Bersama Nur Aini, Ayu memilih melaporkan perbuatannya ke Polresta Samarinda karena menipu dengan memalsukan surat nikah bahkan memalsukan status dirinya. Kedua istri Rifki merasa dirugikan bukan hanya secara fisik dan mental, secara materi kedua istri ini juga merasa dirugikan. karena selama menikah, Rifki tidak pernah bekerja.

Nur Aini mengaku, bahwa dirinya sudah mengetahui kalau Rifki memiliki banyak istri, jadi Rifki mengaku duda kepada dirinya dengan menikah secara kawin siri saja. karena selama menikah Rifki selalu jujur dan terbuka. Namun belakangan Nur Aini dengan Rifki memilih berpisah pada tahun 2013 dengan alasan hendak bekerja di Samarinda Kalimantan Timur.

“Kami berpisah karena suami (Rifki, red) memilih bekerja di Samarinda Kalimantan Timur, namun dirinya meninggalkan utang kepada saya. Tapi bukan hanya saya yang ditinggalkan utang, namun istri-istri lainnya juga begitu hanya meninggalkan utang,” jelas Nur Aini.

Ayu mengaku melaporkan Rifki karena dirinya tidak mau ada korban selanjutnya, karena orang seperti Rifki tidak bisa dijadikan seorang suami. Menurut Ayu, Rifki hanya memanfaatkan istrinya sebagai bahan pencari uang.

“Saya tidak mau ada korban selanjutnya, karena bagi saya Rifki tidak bisa dijadikan seorang suami dan hanya memanfaatkan istrinya untuk bahan pencari uang,” tegas Ayu.

Diketahui istri-istri Rifki berada di luar daerah di antaranya, 2 orang di Makassar dan 1 orang di Soppeng Sulawesi Selatan, 1 dari Palu Sulawesi Tengah, 1 dari Banjarmasin Kalimantan Selatan, 1 dari Pontianak Kalimantan Tengah dan 1 dari Samarinda Kalimantan Timur.

Dalam persidangan lanjutan dengan tersangka atas nama M Rifki Irwansyah Kamis (21/7/2016) siang di Pengadilan Negeri Samarinda,  Ayu Utami dan Nur Aini mengaku sangat dikecewakan karena persidangan ditunda hingga Kamis depan (28/7/2016) di Pengadilan Negeri Samarinda.

Namun meski persidangannya ditunda, M Rifki saat ini tidak bisa lagi melanjutkan aksinya setelah ditahan dan terpaksa menikmati pengapnya udara Bui sambil menunggu proses hukum selanjutanya. (MS44)

 

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password