Misteri Terpecahkan, Ibu Bayi Mengapung Tertangkap

Tersangka NR diapit petugas Kepolisian. (foto:Uli)

DETAKKaltim.Com, TENGGARONG : Misteri siapa ibu kandung bayi naas yang ditemukan dalam keadaan mengapung dan tewas oleh seorang warga di Sungai Sebulu Moderen, Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegra (Kukar) Kalimantan Timur terpecahkan.

Adalah berkat kerja keras dan kejelian Unit Opsnal Polres Kukar di bawah pimpinan Ipda Aksar, sehingga berhasil mengukap kasus pembunuhan bayi tersebut dalam selang waktu yang tidak begitu lama.

Kasus ini terungkap setelah Polisi berhasil meringkus pelakunya Jum’at (17/6/2016) siang sekitar Pukul 12:00 WITA di kediamannya, Jalan Jenderal M Yusuf RT 07  Desa Sebulu Modern, Sebulu.

Visum mayat bayi Sebelu
Tim Kesehatan saat melakukan visum pada mayat bayi yang diperkirakan kejadiannya sudah berlangsung 2 hari sebelumnya. (foto:Uli)

Penyelidikan intensif yang berlangsung selama dua hari tersebut membuahkan hasil, meski minim saksi dan bukti. Sehingga hanya dalam beberapa hari saja, Polisi berhasil menangkap dan menetapkan NR (16) sebagai tersangka ibu kandung dari bayi malang itu.

Berita terkait :  Mengapung di Sungai, Jasad Bayi Dikira Boneka

Yang mengejutkan, ternyata tersangka yang tega membunuh darah dagingnya tersebut bukan wanita dewasa, melainkan gadis belia berusia 16 tahun dan masih pelajar. Tersangka tinggal bersama ibunya di tempat bayi itu pertama kali ditemukan.

“Ternyata ibu bayi itu adalah anak dari pemilik rumah tempat jasad bayi itu ditemukan. Tapi selama ini ibunya tidak tahu kalau anaknya sedang hamil, karena selalu di dalam kamar,” kata Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen, didampingi Kasat Reskrim AKP Yuliansyah kepada Wartawan DETAKKaltim.Com.

Namun usaha NR menutupi perbuatannya tak bertahan lama. Berkat kegigihan unit Opsnal Polres Tenggarong, ibu bayi itu berhasil ditemukan.

Penemuan mayat bayi
Mayat bayi malang tersebut saat ditemukan, tali pusatnya masih menempel. (foto:Uli)

“Jadi waktu anggota melakukan penyelidikan dan meminta keterangan di lokasi kejadian, pelaku tersebut tak pernah keluar kamar. Bahkan orang tuanya juga tidak memberitahukan kalau memiliki anak gadis. Tapi setelah kami diberitahu warga setempat ada seorang gadis di dalam rumah itu, barulah orang tuanya jujur dan mengatakan ada di dalam kamar,” ucap Yuliansyah.

Tanpa menunggu lama, Polisi langsung meminta NR untuk keluar rumah dan diintrogasi. NR tampak ketakutan dan wajahnya terlihat pucat, sampai akhirnya NR mengakui kalau bayi itu lahir dari rahimnya.

NR mengaku sudah tidak datang bulan atau haid sejak Desember 2015 lalu. Dihitung sejak itu, usia bayi tersebut diperkirakan masih 7 bulan. Kemudian bayi yang dilahirkannya tersebut merupakan hasil hubungan gelap dengan kekasihnya berinisial DK (16) warga Jalan Jenderal Sudirman, RT 4, Desa Sebulu Modern, Sebulu. Saat ini DK juga sudah diamankan dan keduanya sedang menjalani pemeriksaan di Mapolsek Sebulu.

“Waktu itu hari Sabtu (11/6/2016) lalu sekitar Pukul 18:30 WITA. Pelaku merasa ingin buang air besar (BAB) di WC belakang rumah. Saat di dalam WC, pelaku mendadak melahirkan dan bayi tersebut keluar dari rahimnya. Mungkin karena takut ketahuan, pelaku langsung membuang bayi itu ke anak sungai yang ada di bawah kolong rumah pelaku sendiri. Keduanya mengaku sudah melakukan hubungan badan sebanyak 3 kali di belakang rumah atau tepatnya di sawah,” pungkas Yuliansyah.

Berita terkait : Penemuan Mayat Bayi, Diperkirakan  Sudah 2 Hari Dibuang

Hal yang membuat Polisi kaget saat mengetahui sejak melahirkan bayi pertamanya itu sampai ditangkap, NR belum menjahit kemaluannya. NR hanya menggunakan pampers atau popok untuk mencegah pendarahannya.

“Pelaku baru dijahit. Itupun saat kami memeriksakannya ke Puskesmas di Sebulu. Bahkan waktu kami bawa ke Polsek Sebulu, pelaku terus menangis karena merasa bersalah atas perbuatannya itu,” ujar Kasat.

Tentang keterlibatan DK dalam kasus pembunuhan bayi tersebut, Yuliansyah belum bisa memastikan.

“Mengenai keterlibatan pacarnya (DK), kita masih lakukan pendalaman apakah ada atau tidak. Nanti kita kabarin kembali,” tandas Yuliansyah. (Uli)

 

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password