Kantin Sehat SMPN 3 Samarinda Garapan Para Guru

Kantin sehat SMPN 3 Samarinda. (foto:sentot)

DETAKKaltim.Com,SAMARINDA : Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan menyebutkan bahwa Penyelenggaraan Pangan adalah perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan dalam penyediaan, keterjangkauan, pemenuhan konsumsi pangan dan gizi, serta keamanan pangan dengan melibatkan peran serta masyarakat yang terkoordinasi dan terpadu.

Dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM), Bidang Ketahanan Pangan disebutkan ada 4 jenis pelayanan dasar bidang ketahanan pangan yaitu (1) bidang ketersediaan dan cadangan pangan (2) bidang distribusi dan akses pangan (3) bidang penganekaragaman dan keamanan pangan dan (4) bidang penanganan kerawanan pangan. Oleh karena itu, keamanan pangan di kantin sekolah menjadi sangat penting untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas dan berprestasi.

Layanan kantin sekolah atau kafetaria merupakan salah satu bentuk layanan khusus di sekolah yang berusaha menyediakan makanan dan minuman yang dibutuhkan siswa atau personil sekolah. Kantin sehat sekolah adalah suatu ruang atau bangunan yang berada di sekolah di mana menyediakan makanan sehat untuk siswa yang dilayani oleh petugas kantin.

SMP Negeri 3 yang berdiri sejak tahun 1977 di Kelurahan Baqa Kecamatan Samarinda Seberang, sudah memiliki kantin sehat yang baru berumur 1 tahunan, April 2015, digagas oleh para Guru yang dikomandani Kepala Sekolah Busransyah.

Ada 11 stand kantin yang letaknya tidak berdempetan dengan ruang kelas. Kantin sehat SMP Negeri 3 dikelola oleh Koperasi SMP 3 “TRIGUNA”.

Saat DETAKKaltim.Com berkunjung ke kantin sehat di terima oleh pengurus, Ambarwati SPd sebagai ketua dan Mulyana, serta Supandi SPd. Mereka menjelaskan tentang keberadaan dan manfaat dari kantin sehat.

“Kantin sehat merupakan saham dari para guru yang merupakan pemilik stand. Tiap stand menitipkan sahamnya sebesar Rp400 ribu,” ujar Ambarwati.

Selama lima tahun dan tiap tahunnya pembagian SHU Koperasi yang rinciannya, mereka menerima 10% dari pengelola stand dan 6% dari SHU bagi anggota biasa.

Dijelaskannya, tiap stand untuk PLN dan PDAM, mereka memasang sendiri sesuai dengan kebutuhan beban stand.

“Jadi kantin stand dalam hal tagihan rekening, tidak terkait dengan pihak sekolah,” imbuhnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, manfaat kantin sehat antara lain membantu pertumbuhan dan kesehatan siswa, dengan jalan menyediakan makanan yang sehat yakni yang bergizi dan aman untuk dikonsumsi. (sentot).

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password