Gubernur Kaltim Hanya Ingin Diwawancarai Wartawan Madya atau Utama

Awang Faroek Ishak, Gubernur Kaltim gelar jumpa Pers. (foto:MS44)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Dalam rangka meningkatkan komunikasi Kehumasan, Biro Humas Provinsi Kalimantan Timur dan Protokol Sekretaris Daerah Kalimantan Timur mengadakan Silaturahmi dan Press Conference Gubenur Kalimantan Timur bersama beberapa anggota organisasi Wartawan di Kalimantan Timur , Rabu (4/5/2016) siang.

Tiga organisasi wartawan yang diundang antara lain Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan  Timur, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kalimantan Timur dan Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Kalimantan Timur yng dihadiri wartawan berbagai media cetak, eletronik dan Televisi.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Timur Awang Farouk Ishak menceritakan tentang keberhasilannya yang pernah memperoleh peringkat pertama di Indonesia dalam masalah keterbukaan publik, namun sempat juga di posisi ketiga dan sekarang kembali naik di posisi kedua.

Gubernur Kaltim
Puluhan Wartawan dari berbagai media menghadiri jumpa Pers Gubernur Kaltim Dr. Awang Faroek Ishak. (foto:MS44)

Baginya komunikasi dengan Wartawan sangatlah penting mengingat adanya Undang-Undang tentang Keterbukaan Informasi Publik, namun belakangan ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memang sangat disorot terkait dengan keberangkatan ke Rusia untuk memastikan investor tentang pembangunan Kereta Api.

Di sela-sela sambutannya Awang Farouk Ishak juga menyampaikan bahwa dirinya hanya mengganggap Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) lah yang resmi menjadi mitra daerah.

Nantinya juga Awang Farouk Ishak akan menyeleksi Wartawan yang mau mewawancarainya oleh adjudannya. Apakah Wartawan tersebut sudah lulus Uji Kompetensi Wartawan atau tidak.

Apakah wartawan tersebut sudah ada sertifikat Wartawan Muda, Madya atau Utama yang dikeluarkan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

“Saya hanya mau diwawancarai oleh Wartawan minimal Madya atau Utama,” ucap Awang Farouk Ishak.

Awang Farouk juga mengingatkan jangan sampai ada Wartawan bodrek istilah wartawan tanpa surat kabar yang hanya bermodalkan kamera.

Dalam pengantarnya, Gunernur Kalimantan Timur Awang Farouk Ishak juga berharap hubungan dengan Wartawan semakin baik.

“Saya berharap hubungan antara Gubernur dengan Wartawan harus semakin erat, harus semakin harmonis dan harus semakin baik,” ujar Awang Farous Ishak (MS44)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password