Kukar Terapkan Metode Pengajaran Bahasa Inggris Cambridge University  

onathan white dari Cambridge University Press saat menyampaikan materi training kepada peserta. (foto:HA)

DETAKKaltim.Com, TENGGARONG : Sejak awal 2016, sekolah jenjang SMP/MTs hingga SMA/SMK sederajad di Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur, telah menarapkan metode pengajaran Bahasa Inggris Cambridge University Press (CUP).

“Sejak Januari tahun ini, metode pengajaran Bahasa Inggris Cambridge University Press telah kami laksanakan,” ujar Kepala Bidang PNFI, PAUD dan Kejuruan Dinas Pendidikan (Disdik) Kukar Harjerin, saat membuka Training implementasi metode pengajaran dari CUP bagi guru Bahasa Inggris tingkat SMP/MTs hingga SMA/SMK dan sedarajat, Selasa (3/5/2016).

Harjerin mengatakan, untuk memastikan program tersebut berjalan dengan baik, pihaknya memantau penerapan metode pengajaran CUP di sekolah-sekolah.

Selain itu, sebagai upaya menjalankan program itu sesuai yang diharapkan, Disdik juga tetap melaksanakan pelatihan atau training metode pengajaran dan penggunaan buku Cambridge University Press (CUP) bagi para guru Bahasa Inggris tingkat SMP dan SMA-SMK atau sedarajad se Kukar.

“Dengan pendampingan dan pelatihan yang kami laksanakan selama dua tahun terakhir, para guru diharapkan dapat memahami metode pengajaran Cambridge University untuk diterapkan sebagaimana mestinya di sekolah masing-masing,” ujarnya.

Sehingga ke depan diharapkannya, tercipta sumber daya manusia Kukar yang unggul dan siap menghadapi pasar bebas Asia Tenggara.

“Saya harap metode pembelajaran CUP tersebut dapat dimanfaatkan dan dilaksanakan semaksimal mungkin, agar dapat menciptakan generasi muda Kukar yang menguasai Bahasa Inggris sehingga mampu berdaya saing,” harapnya.

Sedangkan Kepala Seksi Kejuruan Disdik Kukar Emy Rosana Saleh mengatakan, training yang diikuti 170 Guru Bahasa Inggris tingkat SMP-SMA dan sederajat itu, dilaksanakan untuk menunjang penggunaan atau implementasi buku metode pengajaran Bahasa Inggris CUP.

“Untuk mengimplementasikan buku, maka mereka (CUP.red) memberikan pandampingan dengan reguler training. Materi training kali ini fokus pada grammer,” ujarnya.

Adapun narasumber training itu Jonathan white dan Anastasia dari CUP.

Sebagai upaya mendalami metode CUP tersebut, sebanyak 40 guru yang lolos seleksi, rencananya akan langsung belajar di Cambridge University, Inggris, pada September hingga Oktober 2016.

“Setelah dua bulan di Inggris, harapan kami ketika mereka kembali nanti dapat menjadi contoh dan mentransferkan ilmu yang didapat kepada rekan-rekan Guru Bahasa Inggris lainnya,” demikian ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, program metode pengajaran Cambridge University Press tersebut, merupakan tindak lanjut kerjasama antara Pemkab Kukar dengan Cambridge University dalam nota kesepahaman yang ditandatangani pada 6 Mei 2014 di Cambridge, Inggris, tentang program pengembangan pendidikan Bahasa Inggris di Kukar. (HA)

 

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password