Penanganan Dugaan Korupsi Education Center Tidak Jelas, Kejati Didemo

Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak saat mengunjungi Gedung Education Center. (foto:diskominfo.kaltimprov.go.id)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Puluhan Mahasiswa yang mengatasnamakan Ikatan Senat Mahasiswa Hukum Indonesia (ISMAHI) Kaltim melakukan aksi demo di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Kaltim Jalan Bung Tomo, Pagi tadi, Senin (25/4/16)

Aksi Mahasiswa ini menuntut kejelasan penanganan kasus dugaan korupsi pembangunan gedung Education Center Jl PM Noor Samarinda yang mereka laporkan beberapa waktu lalu.

“Pembangunan Education Center senilai Rp84,4 miliar melalui anggaran APBD Kaltim tahun 2013 itu, dinilai tidak jelas penanganan dugaan korupsinya setelah dilaporkan di Kejati Kaltim,” teriak sejumlah Mahasiswa saat melakukan orasi.

Ditempat terpisah, Kasipenkum Kejati Kaltim A Muksin SH yang dikonfirmasi Wartawan DETAKKaltim.Com mengakui dugaan korupsi pembangunan Education Center memang pernah dilaporkan di Kejati Kaltim.

“Sejumlah pihak yang terkait dengan pembangunan gedung tersebut sudah pernah dipanggil namun terbentur pemeriksaan Polda Kaltim. Rupanya sebelum dilaporkan di Kejati, dugaan korupsi Education Center sudah lebih dulu ditangani pihak Polda,” sebut A Muksin.

Menurutnya, pihak Kejati bukan tidak memproses laporan yang disampaikan tapi lantaran masih dalam penyelidikan Polda sehingga pihaknya tidak dapat menindaklanjutinya.

“Kita tidak ingin penanganan laporan dugaan korupsi Education Center terbentur dengan Polda, karena yang lebih dulu menangani adalah mereka,” terang Kasipenkum Kejati ini yang akrab disapa Acin.

Lambatnya penanganan dugaaan korupsi Education Center bukan saja dilaporkan di tingkat Polda, sebelum kasus ini mencuat ke publik ditingkat Polresta Samarinda bahkan sudah pernah dilaporkan namun tidak jelas juntrungannya.(ib)

 

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password