Panglima Tentara Darat Malaysia Kunjungi Makorem 091/ASN

Panglima 5 Briged Tentera Darat Malaysia Brigjen Datok Pahlawan HJ Mohd Anuar Bin Rijaludin bersama Danrem 091/ASN Brigjen Teguh Arief Indratmoko. (foto:cuk)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Jalinan kerjasama antara TNI yang dalam hal ini berada di lingkup Korem 091/ASN dengan Tentera Darat Malaysia (TDM) sudah berlangsung sangat baik. Berbagai program kerjasama pun dilakukan untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas kerjasama antara dua lembaga militer negara bertetangga tersebut.

Aplikasi kerjasama itu terlihat Selasa (29/3/2016), saat Makorem 091/ASN (Aji Surya Natakesuma) di Jalan Gajah Mada Samarinda, Kalimantan Timur menerima kunjungan rombongan Panglima 5 Briged Tentera Darat Malaysia (TDM) Brigjen Datok Pahlawan HJ Mohd Anuar Bin Rijaludin. Di mana kunjungan ini merupakan timbal balas atas kegiatan serupa yang dilakukan jajaran Korem 091/ASN pada November tahun lalu.

Menyambut kedatangan ini, Danrem 091/ASN Brigjen Teguh Arief Indratmoko beserta isteri langsung melakukannya di halaman Makorem. Diawali dengan pengalungan rangkaian bunga, dilanjutkan penyambutan militer, prosesi terakhir diisi dengan penyambutan secara adat. Di mana Panglima 5 Briged TDM, terlebih dahulu menjalani ritual tepung tawar serta penampilan tari tradisional Kaltim.

Usai melakukan pembicaraan, rombongan asal negeri Jiran itu langsung meninggalkan Makorem untuk melanjutkan agenda rangkaian kunjungannya di Kaltim. Setelah melepas kepergian tamunya, Danrem Brigjen Teguh Arief memberikan keterangan singkat kepada awak media.

Menurut Teguh, kunjungan berbalas seperti ini menjadi salah satu agenda peningkatan silaturahmi antar kedua pihak. Selain bentuk kerjasama lain, seperti melakukan patroli bersama khususnya di wilayah perbatasan kedua negara. Bahkan Danrem menyebutkan, kerjasama dalam menjaga perbatasan yang dilakukan antar kedua pihak ini adalah yang pertama dan belum ada di mana pun.

“Hanya kita ya, Indonesia dan Malaysia, yang menerapkan penjagaan perbatasan dalam satu pos gabungan,” ucap Danrem.

Kemudian, melalui program keluarga asuh, bentuk silaturrahmi yang terjadi tidak hanya bersifat kedinasan, namun juga mempererat persahabatan antar personil. Di mana dalam program ini, seperti disampaikan Teguh, bilamana ada anggotanya yang melakukan kunjungan ke Malaysia, akan diterima dan menginap di rumah salah satu personil TDM. Hal yang sama juga berlaku sebaliknya.

“Untuk persoalan perbatasan ini sudah cukup baik. Kalau ada persoalan lain, seperti sengketa, itu menjadi kewenangan masing-masing pemerintahan untuk menyelesaikannya. Kami di sini tidak hanya menjaga perbatasan saja, namun juga melakukan pengawasan jika ada tindakan ilegal, seperi ilegal logging, fishing dan penyelundupan narkotika,” terang Teguh menutup keterangannya. (cuk)

 

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password