Musda Golkar Kaltim, Berhembus Isu Rp2,5 Miliar per DPD

Ilustrasi. (foto: Merdeka.com)

DETAKKaltim.Com, BALIKPAPAN : Musyawarah Daerah IX Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kaltim yang digelar di Balikpapan, (12-13/3/2016) mengalami deadlock sejak pembahasan tatib.  Demikian disampaikan salah seorang narasumber yang tidak ingin disebutkan namanya kepada Wartawan DETAKKaltim.Com melalui sambungan telepon selulernya siang ini, Minggu (13/3/2016).

Yang mencengangkan, menurut narasumber tadi, munculnya isu tentang transaksi suara di arena Musda dengan nilai mencapai Rp2,5 miliar mengarah ke Rp3 miliar per DPD. Hal ini timbul karena kedua kubu tidak ada yang mau mengalah.

“Satu DPD 2,5 miliar mengarah ke 3 miliar rupiah karena tidak ada yang mau mengalah,” ungkap narasumber tadi.

Dengan memperebutkan 14 suara, lanjutnya, 10 dari DPD II,  2 dari organisasi pendiri dan didirikan 1 suara dari sayap partai dan 1 suara dari DPP.

“Kalikan saja berapa jumlahnya,” imbuhnya.

Imbas dari deadlocknya pembahasan tatib tersebut membuat DPP Golkar yang dimotori  Aziz Syamsuddin untuk membawa permasalahan ini ke DPP Golkar, imbuhnya lagi.

Musda Partai Golkar Kaltim kali ini memunculkan 2 kubu yang bertarung memperebutkan posisi ketua. Kedua kubu tersebut adalah Kubu Rita Widyasari dan kubu Said Amin. (LVL)

 

 

 

 

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password