Edi Buka Kursus Pamong dan Instruktur Saka Pramuka

Ketua Kwarcab Pramuka Kukar Edi Damansyah saat membuka Kursus Pamong dan Instruktur. (foto:HA)

DETAKKaltim.Com, TENGGARONG : Gerakan Pramuka Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur, menggelar Kursus Pamong dan Instruktur diikuti 6 Satuan Karya (Saka), yang dibuka oleh  Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Edi Damansyah, di Aula pertemuan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kukar, Kamis (10/3/2016).

Kursus Pamong Saka dimaksudkan untuk menyiapkan pembina sebagai tenaga Pamong Saka yang bertugas mengelola dan membangun Saka. Sedangkan, Kursus Instruktur Saka adalah kursus untuk menyiapkan tenaga instruktur di bidang teknis Krida-Krida Saka.

Panitia acara itu Mariswati, mengatakan kegiatan itu bisa dijadikan sarana proses pendidikan bagi peserta didik dan pelatih bagi anggota dewasa yang teratur, berkesinambungan, dan berjenjang untuk meningkatkan kinerja anggota Pramuka.

”Kegiatan ini sebagai sarana pembekalan dan pemberdayaan anggota Gerakan Pramuka dalam berbagai pelatihan bagi orang dewasa,” ujarnya.

Dikatakannya, yang menjadi sasaran dari kursus Pamong Saka ini adalah mampu memahami fungsi dan tujuan Saka, melaksanakan fungsi dan tugasnya sebagai Pamong Saka, mengelola dan mengembangkan saka. Sedangkan untuk instruktur di antaranya mampu memahami peran, fungsi dan tanggungjawab, menyampaikan Syarat Kecakapan Khusus (SKK) dan menguji peserta didik untuk mendapatkan Tanda Kecakapan Khusus (TKK), berkoordinasi dengan Pamong dan Pembina satuan , serta berperan serta dalam mengembangkan Gerakan Pramuka.

Edi Damansyah dalam sambutannya mengatakan bahwa, kegiatan tersebut mengingatkan kepada Satuan Perangkat Daerah (SKPD) yang membawahi Saka Gerakan Pramuka untuk segera membentuk, mengukuhkan serta melibatkan Sakanya dalam berbagai kegiatan yang ada di SKPD tersebut.

”Dari 11 Saka yang berada di Gerakan Pramuka, baru 6 Saka yang terbentuk dan aktif di bawah Kwarcab Gerakan Pramuka Kukar ini. Saya berharap melalui kursus ini, SKPD-SKPD yang sudah membentuk Saka untuk segera lebih aktif karena kursus ini merupakan bagian dari komitmen kita bersama untuk meningkatkan pembangunan Pramuka di Kutai Kartanegara,” ujar Edi yang juga merupakan Wakil Bupati Kukar itu.

Edi juga menyampaikan jika dari data Kwarcab, kegiatan untuk Pamong dan Instruktur ini sangat langka sehingga pemahaman SKPD terhadap Satuan Karya ini menjadi beban tersendiri.

”Kita belajar dengan Polri dan TNI, di mana ada Saka Bhayangkara di Polri dan Saka Wirakartika di TNI. Di sana sangat aktif karena Polri dan TNI sangat memahami betapa pentingnya peran serta dari Saka tersebut dan betapa pentingnya pembinaan Pramuka itu berada di satuan mereka,” ucapnya.

Edi mengatakan bahwa Saka dibentuk untuk membantu program kerja kegiatan yang sudah ada SKPD, sehingga adik-adik Pramuka bisa membantu bekerja dan sambil belajar.

Melalui Kursus Pamong dan Instruktur Saka ini, Edi menekankan kepada SKPD untuk berperan aktif dalam peningkatan pembinaan Kepramukaan khususnya SKPD yang diamanahkan dalam undang-undang Gerakan Pramuka.

”Sekali lagi, sampaikan kepada SKPD-SKPD yang secara khusus menangani Saka-Saka untuk memahami persepsi ini. Secara khusus saya juga akan berbicara langsung kepada SKPD-SKPD tersebut, Saka itu hanya membantu program kerja yang sudah ada di SKPD tersebut,” tegasnya. (HA)

 

 

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password