Kasus Pembunuhan, Otopsi Jasad Wina Ditangani Dokter Daniel Umar

Dokter Daniel Umar (kiri) menunggui proses pembongkaran kuburan Wina. (foto:MS44)

DETAKKaltim.Com SAMARINDA : Proses otopsi jasad korban perampokan dan pembunuhan atas nama Lidwina Niga Absari alias Wina (26), warga Jalan Juanda 8 Gang Srikaya 7 Kecamatan Samarinda Ulu dilakukan oleh Dokter Forensik AW Syahranie Samarinda, Kalimantan Timur.

Dokter Forensik AW Syahranie Samarinda Daniel Umar yang datang langsung ke lokasi Pemakaman Katholik Sungai Siring Samarinda Utara, menjelaskan bagian mana saja yang harus diperiksa.

Peti jenazah Wina siap diangkut ke RS AW Syharani. (foto:MS44)
Peti jenazah Wina siap diangkut ke RS AW Syharanie. (foto:MS44)

“Otopsi sendiri untuk keperluan penyelidikan Kepolisian. Nanti semua kami periksa, dari bagian luar sampai bagian organ dalam termasuk otak korban sendiri,” terang Dokter Daniel Umar kepada Wartawan DETAKKaltim.Com yang meliput langsung di lokasi pembongkaran kuburan korban.

Sementara peti jenazah korban langsung dibawa ke RS AW Syahranie Samarinda, menggunakan Mobil Jenazah dan diiringi oleh keluarga serta Kepolisan Polresta Samarinda.

“Proses otopsi sendiri bisa berjalan sampai 2 dan 3 jam karena semua kami periksa,” tambah Dokter Daniel Umar.

Lidwina Niga Absari alias Wina tewas dalam kasus perampokan yang terjadi pada Jum’at (19/2/2016). Perampokan yang berujung pembunuhan ini dilakukan oleh tersangka Mulyadi yang telah ditangkap aparat Kepolisian beberapa hari setelah kejadian. (MS44)

 

 

0 Comments

    Leave a Comment

    Login

    Welcome! Login in to your account

    Remember me Lost your password?

    Lost Password