Banjir Peluang, PBFC Hanya Menang Tipis 1-0 Atas Persegres

PBFC berhasil melaju ke babak selanjutnya setelah menjungkalkan Persegres 1-0.. (foto:S2)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Laga pamungkas grup A Piala Gubernur Kaltim mempertemukan tuan rumah Pusamania Borneo FC (PBFC) berhadapan dengan Persegres Gresik. Laga yang dilangsungkan di Stadion Segiri Samarinda, Jumat (4/3/2016) malam, sangat menentukan langkah PBFC untuk menapak ke semifinal. Apabila kalah di laga ini, dipastikan tim Pesut Etam hanya akan menjadi penonton di turnamen yang dihelat di kandang sendiri ini.

PBFC mengawali laga dengan inisiatif penyerangan. Menghadapi Persegres Gresik, hingga menit ke-5, tercatat ada lima peluang yang dimiliki tim kebanggaan warga Samarinda ini.

Di menit 7, Lerby Eliandri berhasil menceploskan bola ke gawang Persegres. Namun hakim garis terlebih dahulu mengangkat bendera. Gempuran terus menerus ini memaksa pemain Persegres melakukan sejumlah tekel, dan pada menit 9 wasit menghadiahi kartu kuning pertama kepada pemain Persegres Dhanu Rosadhe.

Keasikan menyerang pemain PBFC sedikit lengah di lini pertahanan. Memasuki menit 40, anak-anak Gresik mampu melakukan tusukan dari sektor kanan PBFC, yang diakhiri sebuah percobaan tendangan yang masih melayang di atas mistar gawang Yoo Jae Hoon. Selanjutnya hingga babak pertama usai, belum ada serangan berarti yang dilancarkan kedua tim, kedudukan pun masih imbang 0-0.

Memasuki paruh kedua pertandingan, PBFC masih berinisiatif melakukan serangan. Sebuah sepakan dari Lerby masih mampu dihalau kiper Persegres dan hanya menghasilkan tendangan pojok. Selang semenit setelah peluang itu, Lerby kembali mendapatkan kesempatan, namun tendangan lemahnya masih menyamping dari sasaran.

Menit 55, pelatih PBFC melakukan dua pergantian pemain sekaligus. Ponaryo keluar digantikan Sultan Samma, Fandi Achmad menggantikan Arpani. Di menit 58, memanfaatkan peluang bola mati, peluang matang yang seharusnya bisa menjadi gol, gagal dimaksimalkan PBFC. Sepakan Edilson Tavares di mulut gawang yang sudah ditinggalkan kiper masih melambung tinggi.

Setelah itu, Persegres sedikit demi sedikit mampu keluar dari tekanan. Sebuah back pass tak sempurna pemain PBFC hampir saja dimanfaatkan dengan baik. Namun PBFC kembali menekan dan di menit 65 lagi-lagi kesempatan yang seharusnya menjadi gol masih bisa dikandaskan kiper Persegres yang tampil cukup apik. Sementara Persegres sekali-sekali mampu merepotkan melalui pergerakan strikernya Brima Pepito.

Jelang 10 menit berakhirnya waktu normal, serangan bergelombang yang dilancarkan PBFC juga belum membuahkan hasil. Menit 82 Tavares kembali menyia-nyiakan peluang, saat tendangannya masih jauh melayang di atas mistar. Pun sebuah tendangan bebas di luar garis penalti yang dilakukan pemain berpaspor Brazil ini masih belum menemui sasaran.

Menit 87 akselerasi Sultan Samma di kotak penalti lawan, membuat pemain belakang Persegres terpaksa menjatuhkannya. Tak ayal wasit langsung menunjuk titik putih. Tavares yang dipercaya menjadi eksekutor pun akhirnya berhasil mengkonversikannya menjadi gol. Hingga peluit panjang ditiup, tidak ada gol tambahan tercipta, PBFC unggul 1-0.

Hasil ini menempatkan PBFC sebagai juara grup A. Mengemas 7 poin hasil dari dua kemenangan dan sekali hasil imbang, PBFC berhak lolos bersama Arema Cronus mewakili grup A.

Di konferensi pers, pelatih Persegres Nus Yadera beralasan persiapan yang dilakukan timnya memang belum maksimal. Ditambahkan bahwa seminggu jelang turnamen ini ada sekitar 6 pemainnya yang baru bergabung.

Sementara pelatih PBFC, Basri Badusalam mengakui penyelesaian akhir anak asuhnya masih perlu dibenahi. Namun secara umum ia mengaku puas dengan apa yang dipertunjukkan para pemainnya.

“Kita lihat sendiri tadi banyak peluang yang anak-anak ciptakan. Masalahnya di sini, Persegres juga menumpuk hanpir semua pemainnya di belakang, sehingga sedikit menyulitkan,” Basri menandaskan. (Cuk)

 

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password