KCP Bank Kaltim Dirampok, Rp248 Juta Uang Dibawa Kabur

Meski tak ada korban jiwa, perampokan KCP Bank Kaltim bisa menjadi pelajaran bagi KCP Bank lain untuk meningkatkan kewaspadaan. (foto:MS44)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Empat kawanan perampok bersenjata api berhasil membawa kabur uang senilai Rp248 Juta dari Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Kaltim di Jalan Soekarno – Hatta KM 4 Loa Janan Kelurahan Tani Aman, Kecamatan Loa Janan Ilir Samarinda, Kalimantan Timur.

Kejadian pada Jumat (4/3/2016) Pukul 15:15 WITA saat Bank sudah tutup. 4 kawanan perampok menggunakan mobil dan turun menggunakan helm untuk menutupi wajah mereka.

Perampok yang datang langsung mematikan skring listrik supaya aksi mereka tidak terekam kamera CCTV.

Sementara di dalam kantor hanya terdapat 1 Satpam, 1 Office Boy (OB) dan 2 Teller.

4 kawanan perampok masuk ke dalam Bank langsung menuju meja teller, kemudian seorang teller lari masuk ke ruang belakang diikuti oleh seorang perampok. Sementara perampok lain memborgol satpam dengan menggunakan borgol milik satpam itu sendiri.

Perampok juga mengikat Office Boy serta mengumpulkan seluruh karyawan dalam 1 ruangan di belakang ruang teller, dan meminta untuk membuka kunci brankas yang disertai dengan ancaman akan membunuh.

Seorang teller mengambil kunci brankas di laci teller, dan membuka kode kunci brankas yang berisi uang sebesar Rp220 juta. Sementara teller diikat dengan menggunakan lakban pada bagian tangan, kaki, dan seluruh wajah.

Bagian dalam KCP Bank Kaltim pasca dirampok.
Bagian dalam KCP Bank Kaltim pasca dirampok. (foto:MS44)

Sementara Office Boy mengalami luka pada bagian kepala akibat dipukul dan diinjak oleh perampok.

Bukan hanya menggasak uang di berangkas, perampok juga menggasak uang tunai yang berada di dalam laci teller senilai Rp28 juta, serta merampas 2 buah HP milik teller dan membawa kabur Refiter Hardisk rekaman CCTV menggunakan Mobil Kijang LGX warna biru gelap.

Direktur Utama Bank Kaltim Zainuddin Fanani yang langsung meninjau lokasi kejadian. Namun setelah peninjauan Zainuddin Fanani enggan berkomentar saat ditanya tentang kejadian tersebut.

“Maaf saya belum bisa berkomentar, nanti saja kasus masih diperiksa oleh Kepolisian,” ucap Zainuddin Fanani yang langsung masuk ke dalam mobil.

Sementara di lokasi kejadian masih dijaga puluhan Satpam Bank Kaltim yang sempat melarang media untuk meliput peristiwa tersebut. (MS44)

 

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password